Seribua dalang bocah meramaikan Jogja International Heritage Festival 2017. (BP/ist)
JOGJAKARTA, BALIPOST.com – Bagi Anda yang ingin menyaksikan 1000 dalang bocah unjuk kebolehan, segera langkahkan kaki ke Jogjakarta. Ada Jogja International Heritage Festival (JIHF) 2017 yang bisa dinikmati di sana. Dan rangkaian acaranya, bisa disaksikan,5-11 November 2017.

“Ajang ini digelar untuk memperingati Hari Wayang Internasional yang jatuh pada 7 November 2017. Di sini kami ingin mengangkat Wayang sebagai salah satu warisan budaya dunia. Ini sekaligus implementasi Convention for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage 2002,” ujar Umar Priyono, Kepala Dinas Kebudayaan Jogjakarta, Minggu (5/11).

Rangkaian kegiatan JIHF ini di antaranya bakal menghadirkan acara mendalang bersama. Setidaknya ada 1000 dalang bocah yang melibatkan siswa SD dan SMP se-DIY. Dan even tak biasa ini akan dipusatkan di sepanjang Jalan Margautama. “Temanya Gelar Sanding Dalang 1000 Bocah. Rangkaian acara dilanjutkan dengan perayaan ulang tahun penetapan wayang sebagai warisan budaya dunia. Ini sekaligus mempresentasikan wayang sebagai produk tradisi, kontemporer dan populer,” terang Umar.

Lanjut Umar, selain mendalang bersama, selama rangkaian JIHF juga akan dipentaskan juga mencakup pelestarian nilai-nilai luhur wayang ini akan berupa beberapa bentuk kegiatan, seperti malam perayaan ulang tahun penetapan wayang sebagai warisan budaya dunia. “Juga ada workshop nilai wayang yang akan memperkenalkan nilai kemahiran tradisional melalui tatah sungging dan pembuatan wayang sodo untuk pelajar DIY,” terang Umar.

Baca juga:  Tourist Information Center Sumsel Siap Sambut Asian Games 2018

Umar menambahkan, dua kegiatan lain juga digelar. Yang pertama, seminar internasional yang mengusung tema “menghidupi wayang di abad 21.” “Satunya lagi pameran keberagaman wayang yang menyajikan beragam wayang kulit dari klasik hingga kontemporer. Saya yakin ini akan menambah keseruan festival,” ungkapnya.

Bagi Menpar Arief Yahya, pertunjukan yang unik seperti wayang yang dimainkan 1000 Dalang Bocah dapat dibarengi dengan koneksitas pada industri kreatif dan pariwisata. Apalagi, wayang sudah dikenal dunia. “Even ini dapat menginspirasi para seniman bereksplorasi dalam karyanya. Ini juga bisa menunjang industri ekonomi kreatif. Dan jangan lupa, wayang juga bisa dibeli wisatawan untuk koleksi,” kata Menpar Arief Yahya.

Arief Yahya menambahkan. kreativitas wayang yang dimainkan 1000 dalang bocah itu cukup menarik buat siapa saja, termasuk wisatawan asing. “Saya yakin JIHF pasti akan sangat ramai didatangi turis, yang akan memberikan dampak yang sangat positif untuk dunia luar. Setelah acara ini, pasti mereka akan mengenang Jogjakarta dengan wayangnya dan kembali ke sana,” ujarnya. (kmb/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.