pusat
Pusat Bantu Lima Bus Untuk Bangli. (BP/ina)
BANGLI, BALIPOST.com –  Pemerintah Kabupaten Bangli mendapat bantuan lima unit bus dari pemerintah pusat. Kelima unit bus yang dilengkapi fasilitas AC itu rencananya akan segera dioperasikan sebagai angkutan umum dengan dua rute/trayek yakni Bangli-Penelokan-Songan serta Bangli- Dausa-Madenan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangli Gede Arta, Minggu (21/5) mengatakan, lima unit bus bantuan pusat tersebut sudah tiba di Bangli pada Kamis lalu. Bus yang pengelolaannya dilakukan langsung oleh pemerintah pusat bekerjasama dengan pihak ketiga yakni PT DAMRI ini akan mulai beroperasi dalam waktu dekat ini. Sejak Sabtu lalu kelima bus tersebut sudah mulai disosialisasikan sekaligus diujicobakan langsung ke dua trayek yang direncanakan yakni Bangli-Penelokan-Songan serta Bangli- Dausa-Madenan. “Kedua rute tersebut dipilih karena selama ini tidak terlayani angkutan umum,” ungkapnya.

Lanjut dikataan Gede Arta, sesuai rencana dalam sehari bus-bus tersebut nantinya akan beroperasi melayani penumpang hingga dua kali untuk masing-masing rute. Hanya mengenai jadwal pastinya Gede Arta mengaku belum bisa menyampaikannya karena masih belum ditentukan. “Nanti akan dirancang untuk jadwal pastinya seperti bus Sarbagita. Isi atau tidak berisi penumpang nanti bus ini akan tetap jalan sesuai jadwal dan rutenya,” jelas Gede Arta.

Baca juga:  Takut Dimassa, Sopir Bus Kabur

Sementara itu disinggung mengenai tarif yang akan dikenakan terhadap penumpang nanti, pejabat asal Desa Songan Kintamani ini menyebutkan sangat murah. Untuk rute Bangli-Penelokan-Songan, penumpang hanya dikenai tarif Rp 5 ribu, sementara untuk rute Bangli, Dausa, Madenan penumpang hanya kenai tarif Rp 10 ribu. Murahnya tarif bus tersebut dikarenakan disubsidi langsung oleh pemerintah pusat.

Melalui pengoperasian bus perintis ini, diharapkan kedepannya minat masyarakat untuk memanfaatkan angkutan umum bisa meningkat. Sehingga secara otomatis jumlah kendaraan pribadi bisa semakin berkurang. Disamping itu dengan keberadaan bus ini juga diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas terutama dikalangan pelajar. “Kita akan lihat hasilnya kedepan, kalau ini efektif bukan tidak mungkin kedepannya akan ada penambahan rute,” imbuh Gede Arta. (dayu rina/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.