Ikut JKN
Ilustrasi. (BP/dok)
TABANAN, BALIPOST.com – Pemerintah menargetkan seluruh masyarakat Indonesia terdaftar sebagai anggota JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) tahun 2019 mendatang. Untuk itu salah satu pekerjaan rumah dari pemerintah daerah adalah mendorong pengusaha maupun lembaga usaha seperti Koperasi dan LPD untuk mendaftarkan pekerjanya ikut JKN.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Denpasar, dr. Kiki Christmar Marbun, AAK mengatakan per Februari 2017 di Tabanan baru tercatat 348 badan usaha swasta yang mendaftarkan pekerjanya untuk menjadi peserta JKN. Total peserta 19.961 jiwa.

Baca juga:  Tenaga Kontrak Pemkab Tabanan Diikutsertakan JKN
Dari data, masih ada sekitar 671 badan usaha yang belum ikut JKN. Data ini, menurut Kiki, bisa bertambah jumlahnya. “Sebab data potensi ini belum termasuk data dari perijinan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan untuk lembaga usaha swasta, seperti Koperasi dan LPD, ikut JKN masih sangat kecil. Dari data, Tabanan memiliki 524 koperasi aktif dan hanya 11 yang mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta JKN dan dari 251 LPD aktif yang ikut JKN baru 14.

Mengenai minimnya minat Koperasi dan LPD untuk mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta JKN, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tabanan, A.A. Gede Dalem Tresna Ngurah mengatakan dalam hal kepersertaan JKN di Koperasi dan LPD, pihaknya telah melakukan sosialisasi. “Sosialiasi padahal sudah dilakukan selama setahun hingga per Kecamatan bahkan saat Koperasi melakukan RAT. Namun hasilnya tetap minim,” ujarnya. (Wira Sanjiwani/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.