
MANGUPURA, BALIPOST.com – Prestasi Muhammad Reza Airlangga di arena gulat nasional mengantarkannya mendapat panggilan memperkuat Timnas Gulat Indonesia pada The 6th Asian Indoor and Martial Arts Games (AIMAG) Riyadh 2026. Pegulat andalan Kabupaten Badung itu dijadwalkan tampil pada kejuaraan yang berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, 13–21 Desember 2026.
Ketua Pengkab Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Badung, I Made Sudana, mengatakan pemanggilan Reza tidak terlepas dari prestasinya meraih medali emas kelas bebas 74 kilogram putra pada PON Bela Diri di Kudus, Oktober 2025. Reza juga merupakan peraih medali emas Porprov Bali 2025.
“Reza yang meraih emas Porprov 2025 dipanggil karena meraih medali emas kelas bebas 74 kilogram putra saat PON Bela Diri di Kudus tahun lalu,” ujar Sudana
Reza menjadi satu dari 10 pegulat yang dipanggil untuk memperkuat Merah Putih pada ajang internasional tersebut. Pegulat lainnya berasal dari sejumlah daerah, yakni Kalimantan Timur, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sumatra Barat.
Bagi PGSI Badung, pemanggilan ini menjadi kesempatan penting untuk menunjukkan bahwa pembinaan atlet daerah mampu melahirkan pegulat yang bersaing di level internasional. Prestasi Reza di tingkat nasional menjadi modal untuk menghadapi persaingan dengan pegulat dari negara-negara Asia.
Saat ini, Reza tengah menjalani persiapan di Lumajang, Jawa Timur. Ia berlatih bersama rekan sesama pegulat Badung, Farid Yudha Novyang Husni, yang menjadi mitra latih tanding atau sparring partner dalam meningkatkan kesiapan teknik dan fisiknya.
PGSI Badung berharap persiapan tersebut dapat membantu Reza tampil maksimal saat membela Indonesia di Riyadh. Kejuaraan ini sekaligus menjadi panggung untuk menguji kemampuan atlet setelah mencatatkan hasil positif di kompetisi nasional.
Di tengah persiapan menuju kejuaraan internasional, PGSI Badung juga mulai mematangkan kekuatan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 di Kabupaten Buleleng.
Sudana mengatakan tim bayangan gulat Badung sudah disiapkan. Namun, kepastian komposisi dan nomor pertandingan yang akan diikuti masih menunggu hasil final Technical Handbook (THB).
“Tim bayangan untuk Porprov nanti di Buleleng sudah kami siapkan, hanya menunggu THB final, berapa nomor yang akan dipertandingkan,” pungkasnya.
Dengan persiapan tersebut, PGSI Badung berupaya menjaga kesinambungan pembinaan, baik untuk melahirkan atlet berprestasi di tingkat internasional maupun mempertahankan daya saing pada ajang olahraga provinsi. (Suka Adnyana/balipost)

