Kedatangan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (kanan) di Depo BBM Sanggaran, Denpasar, Senin (19/10) siang. (BP/win)

DENPASAR, BALIPOST.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mendatangi Depo BBM Sanggaran, Denpasar, Senin (19/10), di tengah persoalan antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali yang berlangsung sejak sepekan terakhir.

Bahlil yang juga menjabat Ketua Umum DPP Partai Golkar tiba di lokasi sekitar pukul 13.15 Wita. Kedatangannya disambut Gubernur Bali Wayan Koster yang telah tiba lebih awal bersama Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri.

Baca juga:  Target Retribusi Perikanan Belum Tercapai

Setibanya di lokasi, Bahlil belum memberikan keterangan kepada awak media. Ia bersama jajaran pejabat terkait langsung mengikuti rapat tertutup untuk membahas persoalan BBM di Bali.

Gubernur Bali, Wayan Koster mengatakan, pertemuan tersebut akan dilaksanakan terlebih dahulu sebelum pihaknya menyampaikan penjelasan kepada awak media.

“Sabar dulu, nanti kami rapat dulu bersama Menteri ESDM, setelah itu ada keterangan pers,” ujar Koster saat menyambut kedatangan Bahlil.

Baca juga:  Kebanjiran, 3 Sekolah Ini Pulangkan Siswanya

Kunjungan Menteri ESDM ke fasilitas penyimpanan dan distribusi BBM tersebut berlangsung di tengah keluhan masyarakat akibat antrean kendaraan di sejumlah SPBU. Kondisi ini turut memengaruhi aktivitas dan mobilitas warga, terutama pengguna kendaraan pribadi yang bergantung pada BBM untuk menunjang kegiatan sehari-hari.

Kehadiran Menteri ESDM bersama Gubernur Bali dan pimpinan Pertamina di Depo Sanggaran menjadi perhatian publik, mengingat fasilitas tersebut merupakan salah satu titik penting dalam rantai penyimpanan dan distribusi BBM di Bali.

Baca juga:  Jelang Tahun Baru, Belasan Ribu Orang Masuk dari Pelabuhan Padangbai

Masyarakat kini menantikan penjelasan pemerintah dan Pertamina mengenai penyebab antrean, kondisi ketersediaan stok BBM, serta langkah konkret yang akan ditempuh untuk memulihkan kelancaran distribusi dan pelayanan di SPBU.

Hingga berita ini dinaikkan, rapat tertutup masih berlangsung. (Ketut Winata/ballipost)

BAGIKAN