
JAKARTA, BALIPOST.com – Lazio membuat kejutan besar dengan melumat Juventus 3-0 pada pekan ketujuh Liga Italia 2026/27 di Stadion Allianz, Minggu (18/10). Tampil di kandang lawan, tim besutan Gennaro Gattuso justru menunjukkan efektivitas tinggi untuk mempermalukan Bianconeri sekaligus membawa pulang tiga poin penting.
Oliver Provstgaard membuka keunggulan Lazio pada menit ke-37 melalui sundulan dari situasi sepak pojok. Gustav Isaksen menggandakan keunggulan pada menit ke-66 lewat aksi individu yang diakhiri tembakan melengkung. Fisayo Dele-Bashiru kemudian menyempurnakan kemenangan tim tamu dengan gol pada menit ke-89, dilansir dari Kantor Berita Antara.
Hasil ini menjadi catatan penting bagi Lazio. Mereka meraih kemenangan pertama di markas Juventus dalam pertandingan Serie A sejak Oktober 2017. Tambahan tiga poin juga mengangkat Biancocelesti ke peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 19 poin, di bawah Inter Milan yang masih memimpin.
Sebaliknya, Juventus gagal memanfaatkan keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri. Kekalahan telak tersebut membuat mereka tertahan di peringkat kedelapan dengan 11 poin.
Juventus sebenarnya sempat mengancam lebih dahulu. Pada menit ke-24, Randal Kolo Muani berhasil menjebol gawang Lazio. Namun, gol tersebut dianulir karena sang penyerang lebih dahulu berada dalam posisi offside saat menerima bola hasil sentuhan Nico Gonzalez.
Kolo Muani kembali memperoleh peluang melalui situasi bola mati, tetapi gagal menjangkau umpan Gonzalez di tiang jauh. Sejumlah kesempatan lain juga tidak mampu dimaksimalkan tuan rumah.
Lazio justru berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-37. Berawal dari sepak pojok Mattia Zaccagni, Oliver Provstgaard menyambut umpan silang dengan sundulan jarak dekat yang tidak mampu dibendung pertahanan Juventus. Gol tersebut membawa Lazio unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Juventus mencoba mengubah keadaan dengan memasukkan Nick Woltemade dan mengubah formasi menjadi 4-4-2. Pergantian itu hampir membuahkan hasil ketika Woltemade menerima umpan mendatar Kolo Muani. Namun, penyelesaiannya masih melebar dari tiang dekat.
Nico Gonzalez juga mencoba peruntungan melalui tembakan menyilang, tetapi belum menemui sasaran. Lazio tetap tampil berbahaya lewat serangan balik dan hampir menambah gol melalui Nuno Tavares.
Upaya Juventus untuk mengejar ketertinggalan justru kembali menemui jalan buntu pada menit ke-66. Isaksen mengontrol umpan diagonal Tavares, melewati Zeki Celik, kemudian melepaskan tembakan melengkung dengan kaki kiri ke sudut bawah gawang. Lazio unggul 2-0.
Juventus terus berusaha memperkecil ketertinggalan, tetapi pertahanan Lazio tampil disiplin. Tembakan Francisco Conceicao pun belum mampu menaklukkan kiper Christos Mandas.
Petaka bagi Juventus datang pada menit ke-89. Fisayo Dele-Bashiru melakukan aksi individu dengan membawa bola dari wilayah pertahanannya sendiri, melewati lapangan, lalu melepaskan tembakan menyilang yang gagal dihentikan kiper tuan rumah.
Gol tersebut memastikan kemenangan Lazio 3-0 sekaligus menegaskan ketajaman mereka saat menghadapi salah satu rival kuat di Italia. Bagi Juventus, kekalahan di kandang sendiri menjadi pekerjaan rumah besar untuk segera memperbaiki performa dan kembali bersaing di papan atas. (Suka Adnyana/balipost)










