Gubernur Bali, Wayan Koster saat memanggil perwakilan Pertamina dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Bali, Senin (12/10). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Langkanya pasokan BBM di Bali sudah terjadi sepekan terakhir. Guna mengatasi kelangkaan ini, Gubernur Bali, Wayan Koster memanggil perwakilan Pertamina dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Bali sekitar pukul 11.00 WITA, Senin (12/10).

Koster mengatakan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Bali mulai dipulihkan setelah kapal pengangkut BBM milik Pertamina tiba pada Minggu (11/10). Distribusi BBM ke seluruh wilayah Bali mulai dilakukan Senin (12/10), dengan target ketersediaan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) kembali normal pada Senin sore.

Baca juga:  Pemberlakuan PPKM Mikro, Ketua KPCPEN Jelaskan Penentuan Zonasinya

“Hari ini mulai didistribusikan ke seluruh pelosok Bali sehingga pada sore ini masalah pasokan BBM sudah bisa diatasi,” kata Gubernur Koster.

Menurut Gubernur Koster, kedatangan kapal pengangkut BBM menjadi langkah awal pemulihan pasokan. Untuk memperkuat ketersediaan energi di Pulau Dewata, kapal tambahan pengangkut BBM juga dijadwalkan tiba pada Selasa (13/10).

“Oleh karena itu, pasokan BBM di semua pom bensin dipastikan normal kembali,” jelas Gubernur Bali jebolan Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut.

Baca juga:  Bisnis Akomodasi Vila di Bali Dihantui Scammer

Pemulihan distribusi ini menjadi perhatian penting mengingat BBM merupakan kebutuhan utama yang menopang mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian. Gangguan pasokan tidak hanya berpotensi menimbulkan antrean di SPBU, tetapi juga dapat memengaruhi perjalanan warga, operasional usaha, serta kelancaran distribusi barang dan jasa.

Karena itu, kelancaran penyaluran dari kapal menuju fasilitas penyimpanan dan selanjutnya ke SPBU menjadi faktor penting dalam memastikan pasokan kembali tersedia bagi masyarakat. Kedatangan kapal pengangkut BBM perlu diikuti distribusi yang merata agar kebutuhan di berbagai wilayah Bali dapat terpenuhi.

Baca juga:  Overstay Hampir 1 Tahun, Peselancar Asal Brasil Dideportasi dari Bali

Gubernur Koster berharap kedatangan kapal tambahan pada Selasa dapat memperkuat cadangan pasokan sekaligus menjaga kelancaran distribusi dalam beberapa hari ke depan. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN