
SINGARAJA, BALIPOST.com – Sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite membuat warga di Kabupaten Tabanan harus berkeliling dari satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) ke SPBU lainnya, Minggu (11/10). Bahkan, sejumlah warga terpaksa mencari bensin eceran yang masih tersedia di warung agar kendaraan tetap bisa digunakan.
Pantauan di lapangan, antrean panjang kendaraan terlihat di sejumlah SPBU di Kecamatan Tabanan dan Kediri. Antrean bahkan mengular hingga ke bahu jalan, salah satunya di SPBU Jalan Gatot Subroto, Sanggulan. Kondisi ini membuat warga kebingungan karena pasokan Pertalite di sejumlah lokasi dilaporkan kosong.
Warga pun harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk mencari bahan bakar. Tak sedikit yang menyisir beberapa SPBU sejak pagi, tetapi tetap tidak mendapatkan Pertalite.
I Wayan Ega Antara, warga Banjar Pasekan Belodan, Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan, mengaku mulai mencari Pertalite sekitar pukul 10.00 Wita. Ia mendatangi empat SPBU, yakni di kawasan Pesiapan, Grogak, Sanggulan, hingga Jalan Gatot Subroto. Namun, seluruh SPBU yang didatangi tidak menyediakan Pertalite karena stoknya habis. Di beberapa lokasi, hanya BBM jenis Solar yang tersedia.
“Rencananya mobil mau dipakai untuk persiapan pernikahan sepupu ke Karangasem. Sudah empat SPBU saya datangi, Pertalite kosong,” ujarnya.
Ia mengatakan, pamannya bahkan sudah lebih dahulu mencari bensin sejak pukul 09.00 Wita. Keduanya berupaya mendapatkan BBM untuk perjalanan keluarga ke Karangasem pada Senin (12/10).
Di tengah persiapan upacara, kebutuhan bahan bakar menjadi persoalan tersendiri. Keluarga mereka sedang menyiapkan banten dan berbagai perlengkapan upacara adat yang akan dibawa ke Karangasem. “Biar sama-sama jalan, kami cari BBM,” katanya.
Kesulitan mendapatkan Pertalite di SPBU juga dialami warga lainnya. Seorang ibu rumah tangga Lita, asal Dauh Pala juga mengaku harus mencari bensin eceran hingga ke wilayah Kerambitan setelah mendapatkan informasi dari saudaranya jika di warung dekat rumahnya masih tersedia pertalite botolan yang masih tersedia.
“Dapat info dari kakak, langsung saja cari ke sana (warung,red) dimaksud, karena untuk jaga jaga antar anak sekolah besok pas ujian tengah semester, kalau bensin motor habis susah nantinya,”ucapnya.
Warga berharap pasokan Pertalite segera kembali tersedia sehingga tidak perlu berkeliling ke sejumlah SPBU maupun mencari bensin hingga ke luar wilayah tempat tinggalnya.
Sementara itu, hingga Minggu sore, antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah lokasi. Warga yang belum mendapatkan Pertalite terpaksa kembali mencari alternatif, sembari berharap pasokan BBM segera normal. (Puspawati/balipost)










