Petugas dari Posal Gilimanuk melakukan penyisiran di pesisir Gilimanuk guna menindaklanjuti laporan penumpang jatuh ke laut. (BP/istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Seorang penumpang mobil travel yang menyeberang menggunakan KMP Cemerlang dari Ketapang ke Gilimanuk dilaporkan hilang. Korban bernama Rizki Firmansyah (23) asal Jombang, Jawa Timur ini diduga jatuh ke perairan Selat Bali, Minggu (27/9) malam.

Rizki merupakan penumpang mobil travel dengan pelat nomor kendaraan N 1798 BX yang dikemudikan Kriz Fauzi. Korban berada di dalam KMP Cemerlang bersama sejumlah anggota keluarganya sebelum peristiwa tersebut terjadi.

Informasi kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 18.45 WIB. Sebelum dinyatakan hilang, korban sempat makan bersama dua kakak sepupunya di atas kapal.

Baca juga:  Sambut Nyepi, Polantas Bagi-bagi Sembako

Setelah makan, korban kemudian turun ke bagian bawah kapal menuju mobil bersama salah seorang keluarganya untuk minum. Tak lama kemudian, korban meminta izin pergi ke toilet bagian bawah untuk buang air kecil.

“Setelah ditunggu cukup lama, korban tidak kunjung kembali. Pihak keluarga kemudian mencari keberadaan korban,” ujar petugas yang melakukan pencairan Minggu malam.

Keluarga korban kemudian kembali ke bagian atas kapal dan menanyakan keberadaan Rizki kepada kakak sepupunya. Dari keterangan tersebut, korban diketahui sempat berada di bagian buritan kapal.

Baca juga:  Menhub dan Kapolri Ingatkan Kesiapan Cuaca Ekstrem Selat Bali

Pihak keluarga selanjutnya melakukan pencarian di sekitar buritan. Namun, korban tidak ditemukan. Pencarian kemudian dilanjutkan ke sejumlah ruangan di dalam kapal, tetapi hasilnya tetap nihil.

Kakak sepupu korban kemudian melaporkan hilangnya Rizki kepada nakhoda KMP Cemerlang. Pencarian dilakukan hingga kapal tiba dan bersandar di Dermaga 3 Pelabuhan ASDP Gilimanuk. Namun, korban tidak ditemukan. “Sesampainya kapal di Dermaga 3 Pelabuhan ASDP Gilimanuk, korban belum ditemukan,” katanya.

Hingga Senin (28/9) pagi, keberadaan korban masih belum diketahui. Petugas berencana melakukan pencarian gabungan bersama tim SAR di perairan Selat Bali.

Baca juga:  Tanggulangi COVID-19, Agung Suyoga Sumbangkan Gaji Anggota DPRD Bali

Sementara itu, polisi masih mendalami penyebab korban bisa sampai berada di buritan hingga akhirnya diduga jatuh ke laut. Keterangan dari keluarga, pengemudi travel, serta pihak kapal masih diperlukan untuk mengungkap kronologi secara lebih jelas.

“Untuk penyebabnya masih didalami. Anggota Posal tadi malam masih melakukan pencarian, hari ini akan dilakukan pencarian gabungan dengan Polair dan SAR,” ujar Komandan Posal Gilimanuk Lettu Laut (P) Aditya N. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN