
AMLAPURA, BALIPOST.com – Suasana belajar mengajar di SMP Negeri 3 Manggis, Karangasem, mendadak histeris, bertepatan dengan raihan Kajeng Kliwon, pada Jumat (25/9). Hal itu menyusul adanya sejumlah siswa tiba-tiba mengalami kesurupan secara beruntun di dua ruang kelas.
Kepala SMPN 3 Manggis, I Ketut Gunawan mengungkapkan, kejadian berawal adanya seorang siswa yang tiba-tiba menangis saat proses belajar berlangsung. Tangisan tersebut kemudian diikuti oleh siswa yang lainnya.
“Kesurupan berawal di ruang kelas 8.2 dan 8.3. Awalnya satu siswa menangis di kelas. Awalnya satu orang, mungkin dia menjerit sehingga yang lainnya terpengaruh hingga jumlah 10 siswa yang mengalami kondisi tersebut,” ujarnya, Jumat (25/9).
Gunawan mengatakan, kondisi itu membuat suasana di dalam kelas menjadi panik. Atas kejadian itu, pihak sekolah meminta bantuan komite sekolah serta para guru untuk mendukung proses penanganan. “Setelah sekitar 30 menit, kondisi para siswa berangsur-angsur reda dan mereka kembali tenang. Saat ini, siswa sudah kembali norma,” jelasnya.
Dengan adanya kejadian itu, kata Gunawan, pihak sekolah berencana melakukan upacara pecaruan dan piuning di ruang kelas yang menjadi lokasi kejadian sebagai bentuk upaya niskala sekaligus memohon agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. “Besok kami mengadakan upacara pecaruan, mengatur piuning di kelas itu. Mudah-mudahan kejadian serupa tidak terulang kembali,” jelasnya. (Eka Parananda/balipost)










