
SINGARAJA, BALIPOST.com – Sebanyak 303 perenang dari kelompok yunior hingga senior ambil bagian dalam lomba yang digelar di Kolam Renang Tirta Asih Mumbul, Singaraja, Minggu (20/9). Kejuaraan yang berlangsung sehari penuh tersebut mempertandingkan sebanyak 143 nomor.
Ketua Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng, Made Sumarga Jaya, menyambut positif pelaksanaan kejuaraan tingkat klub tersebut. Menurutnya, semakin banyak klub yang aktif menggelar kompetisi secara berkala, semakin terbuka pula peluang untuk menemukan dan mengembangkan atlet-atlet potensial.
“Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Bisa dibayangkan jika setiap klub mampu menyelenggarakan kegiatan serupa secara berkala. Tentunya akan tumbuh dan berkembang perenang-perenang berbakat sesuai dengan klasifikasinya,” tegas Sumarga.
Ia mengatakan pembentukan atlet berprestasi tidak dapat dilakukan secara instan. Kompetisi di tingkat klub menjadi bagian awal yang penting untuk memberikan pengalaman bertanding sekaligus mengukur perkembangan kemampuan atlet. “Dari proses tersebut, atlet yang memiliki potensi dapat dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan pada tingkat yang lebih tinggi,” tandasnya.
Jumlah peserta tahun ini meningkat sekitar 50 persen dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya. Peserta berasal dari delapan klub renang di Buleleng dan satu klub dari Kabupaten Karangasem.
Penanggung Jawab Mola-Mola Cup II, Wayan Setaya, mengatakan kegiatan tersebut secara konsisten dilaksanakan sebagai wadah bagi perenang, mulai dari pemula hingga kelompok senior, untuk mendapatkan pengalaman bertanding.
Selain itu, kejuaraan tingkat klub tersebut diharapkan menjadi salah satu pintu untuk menemukan bibit-bibit perenang potensial yang nantinya mampu bersaing pada kejuaraan dengan tingkatan lebih tinggi.
“Kami konsisten melaksanakan kegiatan seperti ini untuk memfasilitasi perenang pemula hingga senior. Mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman berlomba, tetapi juga bisa mengukur kemampuan masing-masing. Dari sini kami berharap muncul bibit-bibit perenang berbakat yang nantinya dapat berlomba di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Setaya.
Menurut dia, kejuaraan serupa akan dilaksanakan secara berkala. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi terhadap program pembinaan yang dijalankan klub. Dengan adanya agenda pertandingan secara rutin, para atlet diharapkan tetap termotivasi untuk berlatih dan mempersiapkan diri.
Terlebih, Pengkab Akuatik Indonesia Buleleng juga telah memiliki agenda kejuaraan dengan tingkat persaingan yang lebih tinggi. Karena itu, kompetisi di tingkat klub dinilai penting sebagai bagian dari proses pembinaan sebelum atlet turun pada kejuaraan yang lebih besar. (Nyoman Yudha/balipost)






