
MANGUPURA, BALIPOST.com – Kontingen Kabaddi Kabupaten Badung menunjukkan dominasinya pada Kejuaraan Kabaddi Terbuka Piala Bupati Badung 2026. Tampil sebagai tuan rumah, Badung sukses mengukuhkan diri sebagai juara umum setelah memborong tiga medali emas dan satu perunggu dari empat nomor yang dipertandingkan.
Kejuaraan yang untuk pertama kalinya digelar tersebut berlangsung di GOR Mengwi, 11-13 September 2026. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga diarahkan sebagai wadah penjaringan talenta muda kabaddi sekaligus pengembangan sport tourism di Kabupaten Badung.
Badung meraih medali emas melalui nomor three star putra dan putri, serta super five putra. Satu medali perunggu diperoleh dari nomor super five putri. Sementara itu, medali emas pada nomor super five putri berhasil diamankan kontingen Denpasar.
Keberhasilan tersebut menjadi modal penting bagi Badung dalam mempersiapkan diri menghadapi persaingan olahraga kabaddi pada Porprov Bali 2027.
Ketua Umum KONI Badung, I Made Sutama, memberikan apresiasi atas perjuangan para atlet muda yang tampil penuh semangat sepanjang kejuaraan. Menurutnya, penyelenggaraan turnamen terbuka ini menjadi langkah konkret untuk memperluas pembinaan dan menemukan bibit-bibit potensial.
“Kejuaraan Kabaddi Terbuka ini pertama kali digelar menjadi langkah nyata kita untuk menjaring bibit-bibit talenta muda kabaddi Badung,” ujar Sutama.
Ia menilai prestasi atlet kabaddi Badung yang kerap mendapat kesempatan mewakili Indonesia di ajang internasional merupakan hasil dari pembinaan yang konsisten. Soliditas pengurus dan dukungan berbagai pihak juga disebut menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan prestasi tersebut.
“Apalagi atlet-atlet Badung sering mewakili Indonesia di ajang internasional, menjadi tolok ukur pembinaan yang konsisten didukung soliditas pengurus yang tinggi. Patut menjadi contoh bagi cabor yang belum bisa berprestasi,” katanya.
Meski mengapresiasi hasil yang diraih, Sutama menegaskan evaluasi tetap diperlukan. Ia memastikan Badung akan terus memperkuat pembinaan untuk memenuhi target besar pada Porprov Bali 2027.
“Evaluasi akan terus kami lakukan, dan kami pastikan target juara umum Porprov Bali 2027 harus bisa tercapai,” tegasnya.
Sutama hadir didampingi Sekretaris Umum KONI Badung I Ketut Widia Astika, Wakil Ketua Umum KONI Badung I Wayan Sukerta, serta Kepala TU KONI Badung Pande Khisnayana.
Ketua Umum Kabaddi Badung, I Kadek Sudharma Hariawan, memaparkan bahwa kejuaraan perdana ini mendapat sambutan positif dari kalangan atlet pelajar maupun umum. Sebanyak 942 atlet dari 52 tim ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung selama tiga hari tersebut.
Menariknya, kejuaraan ini juga diikuti tim kabaddi dari Nusa Tenggara Barat (NTB). Kehadiran kontingen luar Bali tersebut menambah warna persaingan sekaligus memperluas jangkauan turnamen.
Sudharma menyebut, antusiasme peserta menjadi sinyal positif bagi pengembangan olahraga kabaddi di Bali. Ia berharap kejuaraan ini dapat terus digelar dan berkembang menjadi agenda yang lebih besar pada masa mendatang.
Selain mendominasi kategori umum, Badung juga mencatatkan prestasi pada kelompok usia pelajar. Tim kabaddi Kecamatan Abiansemal tampil gemilang dengan menyapu bersih medali emas nomor super five kategori pelajar SMP.
Tidak hanya mengantarkan timnya menjadi juara, Abiansemal juga menyumbangkan pemain terbaik putra dan putri. Penghargaan pemain terbaik putra diraih I Wayan Yata Laksamana Pradnyana Putra, sedangkan pemain terbaik putri diberikan kepada Ni Kadek Sulistya Dewi.
Pada kategori pelajar SD, medali emas putra berhasil diraih tim kabaddi Kecamatan Mengwi. Sementara itu, emas putri menjadi milik kabaddi Kecamatan Abiansemal.
Penghargaan pemain terbaik pada kategori tersebut diberikan kepada I Putu Gede Raka Kartika Pratama dari Mengwi untuk sektor putra dan Ni Putu Kesya Ardiana Putri untuk sektor putri.
Ketua Umum Kabaddi Bali, Sukawan Adika, turut mengapresiasi penyelenggaraan Piala Bupati Badung 2026. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan atlet muda agar mampu melahirkan lebih banyak talenta berprestasi.
Menurut Sukawan, kesuksesan turnamen dan pencapaian Badung sebagai juara umum tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Badung melalui KONI Badung, komunitas kabaddi se-Bali, serta masyarakat.
“Ajang ini agar terus berlanjut dan semakin berkembang ke depannya,” kata Sukawan. (Suka Adnyana/balipost)









