Vaksinasi rabies Badung 2026 mencapai 73.534 ekor atau 77,4 persen. Pemkab Badung terus mengejar 21 ribu anjing belum tervaksin demi herd immunity. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Kepedulian terhadap hewan peliharaan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Badung dalam momentum Tumpek Uye. Dinas Pertanian dan Pangan Badung untuk menggelar vaksinasi rabies gratis bagi anjing dan kucing, Sabtu (5/9).

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Anak Agung Ngurah Raka Sukadana mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan pelayanan kesehatan hewan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap hewan peliharaan.

Pelayanan vaksinasi rabies gratis tersebut berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WITA di Mangupura Vet Care. Masyarakat dapat membawa anjing maupun kucing peliharaannya untuk mendapatkan vaksinasi tanpa dipungut biaya.

“Dalam rangka Tumpek Uye, kami memberikan pelayanan vaksinasi rabies gratis bagi anjing dan kucing. Ini sekaligus menjadi momentum untuk bersyukur, menyayangi dan melindungi hewan kesayangan,” ujar Raka Sukadana pada Jumat (4/9).

Baca juga:  Rayakan Tumpek Uye, Gubernur Koster Gelar "Segara Kerthi" di Pura Batur Ancang Tabanan

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung menetapkan sejumlah persyaratan sebelum hewan mendapatkan vaksinasi. Anjing dan kucing yang dibawa harus dalam kondisi sehat, berusia minimal tiga bulan, serta tidak sedang bunting maupun menyusui. Persyaratan tersebut diberlakukan untuk memastikan proses vaksinasi berjalan aman dan memberikan perlindungan secara optimal bagi hewan peliharaan.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, drh. I Gusti Ngurah Narendra Putra, M.Si., mengatakan, program vaksinasi rabies terus dilakukan secara bertahap dengan menyasar seluruh wilayah Kabupaten Badung. Hingga saat ini, sebanyak 73.534 ekor anjing telah menerima vaksin rabies. Jumlah tersebut mencapai sekitar 77,4 persen dari total populasi sasaran di Kabupaten Badung berdasarkan data juli 2026.

Baca juga:  PDI Perjuangan Bali Bersihkan Sungai Telaga Waja-Unda

Program vaksinasi massal tersebut telah dilaksanakan di enam kecamatan yang mencakup 62 desa dan kelurahan. Pemerintah daerah terus mendorong percepatan vaksinasi karena masih terdapat ribuan anjing yang belum memperoleh vaksin rabies.

Menurut Narendra Putra, capaian vaksinasi tersebut menunjukkan komitmen Pemkab Badung dalam menjaga wilayahnya tetap aman dari ancaman rabies. Namun, upaya tersebut tidak berhenti pada capaian yang telah diraih.

“Vaksinasi dilakukan secara bertahap dan menyasar seluruh wilayah Badung. Capaian yang sudah ada terus kami tingkatkan karena masih ada anjing yang belum divaksin,” katanya.

Baca juga:  Sukseskan WWF ke-10, Pemprov Gelar “Bali Nice” dengan Upacara Segara Kerthi

Selain memberikan layanan vaksinasi gratis dalam momentum Tumpek Uye, pemerintah juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kesehatan hewan peliharaan. Pemilik hewan diharapkan tidak hanya memberikan perawatan rutin, tetapi juga memastikan hewan mendapatkan vaksinasi rabies sesuai ketentuan.

“Selain memberikan perlindungan kepada hewan, vaksinasi rabies menjadi langkah penting dalam mencegah penularan penyakit yang dapat membahayakan manusia,” terangnya seraya berharap dengan vaksinasi yang semakin luas, risiko penyebaran rabies dapat terus ditekan. (Parwata/balipost)

BAGIKAN