Pelatih kepala Bali United FC, Johnny Jansen saat memimpin sesi latihan di Bali United Training Center, Gianyar, Bali. (BP/Dok. Baliutd.com)

GIANYAR, BALIPOST.com – Memasuki musim keduanya bersama Bali United FC, pelatih kepala Johnny Jansen memasang target yang realistis namun penuh ambisi. Arsitek asal Belanda itu ingin membawa Serdadu Tridatu bangkit dari hasil musim lalu dengan menembus lima besar klasemen akhir Super League 2026/27.

Target tersebut disampaikan Jansen saat memimpin sesi latihan di Bali United Training Center, Gianyar. Setelah hampir empat pekan menjalani persiapan pramusim, ia menilai skuadnya mulai menunjukkan perkembangan yang positif untuk menghadapi kompetisi yang dijadwalkan bergulir awal September mendatang.

Bagi Jansen, musim kedua bukan sekadar melanjutkan pekerjaan yang sudah dimulai, melainkan menjadi momen pembuktian bahwa Bali United mampu kembali bersaing di papan atas.

Baca juga:  Berstatus Pinjaman, Yusuf Meilana Tinggalkan Bali United

“Target pribadi saya saat ini adalah kami bisa lebih banyak menang di pertandingan kandang. Yang terpenting, kami harus lebih baik dibandingkan musim lalu dan ingin berada di posisi lima besar klasemen,” ujar Johnny Jansen.

Musim lalu, Bali United harus puas finis di peringkat kedelapan dengan koleksi 51 poin hasil 14 kemenangan, sembilan kali imbang, dan 11 kekalahan dari 34 pertandingan. Capaian tersebut dinilai belum mencerminkan kualitas tim yang dalam beberapa musim terakhir identik dengan perebutan gelar juara.

Baca juga:  Memperingati Hari Ikan 2018, Bupati Suwirta Minta Tingkatkan Produksi Ikan

Salah satu pekerjaan rumah terbesar yang menjadi perhatian Jansen adalah mengembalikan Stadion Kapten I Wayan Dipta sebagai markas yang angker bagi tim tamu. Statistik musim lalu menunjukkan Bali United belum tampil dominan di hadapan pendukungnya sendiri.

Dari 17 pertandingan kandang, Ricky Fajrin dan kawan-kawan hanya mampu mencatat enam kemenangan, enam hasil imbang, dan lima kekalahan. Catatan itu menjadi salah satu faktor yang membuat langkah Serdadu Tridatu tertahan di papan tengah klasemen.

Jansen menegaskan bahwa kekuatan sebuah tim tidak hanya ditentukan kualitas pemain di lapangan, tetapi juga hubungan emosional dengan para suporter. Karena itu, kemenangan di kandang menjadi prioritas utama pada musim ini.

Baca juga:  Dari Restoran di Renon Ludes Terbakar hingga Kepsek SMAN 3 Amlapura Dicopot

“Laga kandang sangat penting karena membangun koneksi antara tim dengan suporter yang hadir di stadion. Untuk itu, meraih lebih banyak kemenangan kandang dibandingkan musim lalu menjadi prioritas kami,” tegas mantan pelatih PEC Zwolle tersebut.

Dengan sejumlah wajah baru yang memperkuat skuad serta persiapan yang terus dimatangkan, Bali United optimistis mampu menghadirkan performa yang lebih konsisten sepanjang musim. Target lima besar pun menjadi langkah awal sebelum kembali bersaing dalam perebutan gelar di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN