DENPASAR, BALIPOST.com – Penurunan harga emas ternyata mendorong peningkatan permintaan perhiasan emas. Hal ini diakui salah satu pelaku bisis perhiasan, Ovie Jiwaji.

Dikutip dari data Pegadaian, Jumat (24/7), harga emas berada di kisaran Rp2,5- Rp2,7 juta  harga emas Antam masih menjadi yang tertinggi di level Rp2.710.000 per gram. Diikuti UBS Rp2.594.000 dan Galeri24 Rp2.581.000 per gram.

Menurut Ovie, penjualan perhiasan emas mengalami peningkatan meski pun situasi ekonomi tidak kondusif. “Penurunan harga emas justru meningkatkan permintaan perhiasan,” kata Ovie yang membuka flagship store pertamanya, Noor8 Fine Jewelry di Sanur, Jumat.

Baca juga:  Foreign Drug Dealers Controlled by International Cartel

Ia mengungkapkan permintaan tak hanya datang dari lokal, melainkan wisatawan yang berlibur ke Bali. Segmen market ini lah yang membuatnya membuka flagship store pertamanya di Sanur.

Chairwoman Noor8 Fine Jewelry yang berkecimpung selama 3 tahun menghadirkan fine jewelry ini menuturkan pihaknya berupaya mengikuti permintaan pasar dengan mengedepankan kualitas, craftsmanship, dan desain yang timeless. Material yang digunakan merupakan emas dengan kadar 14K, 16K, dan 18K.

Baca juga:  Standardization of Childcare Center must be Supervised

Di perayaan 3 tahun keberadaan usaha fine jewelry-nya, Ovie menghadirkan La Petite Rose. Koleksi terbaru yang terinspirasi dari keindahan mawar sebagai simbol cinta, keanggunan, dan kenangan yang terus bertumbuh seiring waktu ini dibuat dengan detail dan sentuhan modern. “Rangkaian koleksi terbaru ini cukup diminati, terbukti dari penjualannya yang relatif baik seiring penurunan harga emas,” ungkapnya.

Ia pun menyebut konsumen perhiasan kini lebih menyukai produk yang detail dan memiliki cerita yang dekat secara emosional. “Setiap koleksi ditampilkan dengan pendekatan yang memungkinkan pengunjung mengenal inspirasi di balik desain, craftsmanship yang dikerjakan dengan penuh ketelitian, serta filosofi yang menjadi bagian dari setiap karya,” ungkapnya. (Widiastuti/balipost)

Baca juga:  Bali's First Food & Wine Festival at Rumah Luwih Beach Resort
BAGIKAN