
DENPASAR, BALIPOST.com – Canang berjumlah 15 buah yang dijual seharga Rp175 diserbu warga saat Pekenan (pasar) Galungan-Kuningan, Minggu (14/6) di Renon, Denpasar.
Harga simbolis tersebut dipilih untuk mengingatkan masyarakat pada layanan pengaduan dan informasi konsumen OJK yang dapat diakses selama 24 jam melalui Kontak 157.
Program canang Rp157 menjadi salah satu daya tarik utama kegiatan. Pembelian dilakukan secara digital menggunakan QRIS, sekaligus mendorong pemanfaatan transaksi non-tunai di masyarakat. Canang yang disediakan panitia ludes diserbu pengunjung sejak pagi hari.
Dalam pekenan ini sebanyak 45 UMKM binaan perbankan dan industri jasa keuangan menawarkan berbagai kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau. Kegiatan ini diharapkan membantu menjaga stabilitas harga sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi di Bali.
Ketua Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Bali, I Nyoman Sudharma mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin menjelang Galungan dan Kuningan yang mengedepankan kearifan lokal sekaligus mendukung program pengendalian inflasi daerah.
Menurutnya, peserta tidak hanya berasal dari UMKM binaan perbankan, tetapi juga pelaku usaha binaan industri jasa keuangan lainnya. Anggota FKLJK sendiri terdiri dari perbankan, asuransi, pasar modal, Jamkrida, BPR, bank Himbara, hingga dana pensiun.
“Kegiatan ini mempertemukan sektor jasa keuangan dengan UMKM dan masyarakat. Selain membantu pemasaran produk UMKM, juga mendukung upaya menjaga keterjangkauan harga kebutuhan masyarakat menjelang hari raya,” ujarnya.
Para peserta diberikan fasilitas stan secara gratis sehingga dapat menjual produk dengan harga lebih kompetitif.
Sudharma yang juga Direktur Utama Bank BPD Bali ini menambahkan tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan kegiatan tersebut mampu memberikan manfaat ekonomi langsung sekaligus menjadi bagian dari upaya menekan tekanan inflasi musiman yang biasanya meningkat menjelang hari besar keagamaan.
Sementara itu, Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Bali, Irhamsah, mengatakan kegiatan tahun ini juga dimanfaatkan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui edukasi layanan Kontak OJK 157.
Sebagai bagian dari edukasi tersebut, panitia menghadirkan program canang murah seharga Rp157 per bungkus berisi 15 buah. (Suardika/balipost)










