Pemain Timnas Putri Indonesia Isabelle Nottet (kiri) berebut bola dengan pemain Timnas Putri Singapura Ei Pei Ying (tengah) saat bertanding pada ajang Garuda Championship Series Juni 2026 di Stadion Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/6) malam. (BP/Antara)

BANDUNG, BALIPOST.com – Timnas Putri Indonesia harus mengawali perjuangannya di Garuda Championship Series Juni 2026 dengan hasil kurang memuaskan. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Arcamanik, Bandung, Rabu (3/5) malam, Garuda Pertiwi takluk 0-2 dari Singapura.

Meski tampil agresif dan mendominasi sebagian besar jalannya pertandingan, skuad Indonesia gagal memaksimalkan sejumlah peluang emas yang tercipta. Sebaliknya, Singapura tampil lebih efektif dalam memanfaatkan kesempatan dan berhasil membawa pulang kemenangan penting.

Laga baru berjalan 10 menit ketika Singapura membuka keunggulan melalui Danelle Tan. Tendangan penyerang muda tersebut gagal diantisipasi kiper Indonesia, Alleana Ayu Arumy, sehingga membawa tim tamu unggul 1-0.

Baca juga:  Dari Dapur Rumah ke Pasar Global, Usaha Sambal Ini Tumbuh Lewat Pemberdayaan BRI

Tertinggal satu gol, Indonesia langsung meningkatkan intensitas serangan. Beberapa peluang berhasil diciptakan melalui Emily Julia Frederica Nahon dan Marsela Yuliana Awi. Namun penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat skor tak kunjung berubah.

Saat Indonesia berupaya mencari gol penyeimbang, Singapura justru kembali menghukum pertahanan tuan rumah. Pada menit ke-20, Nicole Lim Yanxiu sukses menggandakan keunggulan lewat tendangan voli keras hasil skema serangan cepat yang tak mampu dibendung Alleana Ayu.

Baca juga:  Indonesia Siap Ekspor Listrik EBT ke Singapura

Garuda Pertiwi terus berusaha bangkit. Tendangan jarak jauh Rosdilah Siti Nurrohma sempat mengancam gawang Singapura, tetapi kembali mampu diamankan penjaga gawang lawan. Hingga turun minum, Indonesia tertinggal dua gol tanpa balas.

Memasuki babak kedua, Indonesia tampil lebih dominan. Sheva Imut dan rekan-rekannya terus menekan pertahanan Singapura dan menguasai penguasaan bola. Namun disiplin dan solidnya lini belakang tim tamu membuat setiap peluang Indonesia selalu kandas sebelum berbuah gol.

Peluang terbaik Indonesia hadir pada menit ke-84 melalui sundulan Emily Julia setelah memanfaatkan situasi sepak pojok. Sayangnya, bola hanya melintas tipis di sisi kanan gawang Singapura.

Baca juga:  Dipastikan Tanpa Dua Pemain Andalan, Ini Prediksi Susunan Pemain Indonesia Vs Arab Saudi

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 untuk kemenangan Singapura tetap bertahan. Hasil ini menjadi pekerjaan rumah bagi Garuda Pertiwi untuk memperbaiki efektivitas penyelesaian akhir sebelum menjalani pertandingan berikutnya.

Meski kalah, permainan Indonesia menunjukkan potensi positif, terutama dalam penguasaan bola dan keberanian menyerang. Namun, ketajaman di depan gawang masih menjadi catatan penting yang harus segera dibenahi jika ingin bersaing di turnamen ini. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN