Upacara Dewa Yadnya di Jembrana beberapa waktu lalu. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dewasa ayu atau ala ayuning dewasa memiliki peran penting sebagai pedoman dalam menentukan waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan dalam tradisi masyarakat Bali. Secara etimologis, ala berarti buruk atau kurang baik, sedangkan ayu berarti indah, baik, atau utama.

Dewasa bermakna hari, waktu, atau momentum. Maka ala ayuning dewasa dapat dipahami sebagai perhitungan waktu yang mempertimbangkan sisi baik (ayu) dan kurang baik (ala), sehingga dapat dipilih saat yang paling harmonis untuk suatu kegiatan.

Baca juga:  Triwulan I, Belanja Kementerian di Bali Sudah Terealisasi Lampaui Target

Memilih waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan ataupun upacara sama halnya dengan menjaga keseimbangan antara sekala dan niskala. Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 31 Mei 2026 dikutip dari kalenderbali.org.

Amerta Buwana
Baik untuk upacara Dewa Yadnya dan Pitra Yadnya

Amerta Dadi
Baik untuk upacara Dewa Yadnya dan pemujaan terhadap leluhur.

Kajeng Rendetan
Baik untuk menanam tumbuhan yang menghasilkan buah.

Baca juga:  ODGJ Asal Nusa Penida Ceburkan Diri ke Laut

Kala Bangkung, Kala Nanggung
Tidak baik untuk mulai memelihara ternak.

Kala Gumarang Munggah
Baik melakukan upacara Bhuta Yadnya. Tidak baik untuk menanam sirih, tembakau.

Kala Katemu
Baik untuk menangkap ikan, berburu, mapikat, memasang jerat, kungkungan, mengadakan pertemuan.

Kala Mereng
Tidak baik untuk bercocok tanam.

Kala Sor
Tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan.

Pamacekan
Baik untuk mengerjakan sawah/tegal, membuat tombak penangkap ikan. Tidak baik melaksanakan yadnya.

Baca juga:  Blusukan ke Pasar Kreneng, Ini Dilakukan Jokowi

Pepedan
Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.

Sedana Yoga
Baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, mulai berjualan karena akan murah rezeki.

Sri Tumpuk
Baik untuk mencari burung (mapikat).

Subacara
Baik untuk melangsungkan segala jenis upacara, membuat program (rencana), membuat peraturan, mengangkat, menunjuk petugas, mulai berlatih/belajar. (Sumarthana/balipost)

BAGIKAN