Seorang nelayan melepaskan ikan tangkapannya dari jaring di Pantai Kedonganan, Badung. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dewasa ayu atau ala ayuning dewasa memiliki peran penting sebagai pedoman dalam menentukan waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan dalam tradisi masyarakat Bali. Secara etimologis, ala berarti buruk atau kurang baik, sedangkan ayu berarti indah, baik, atau utama.

Dewasa bermakna hari, waktu, atau momentum. Maka ala ayuning dewasa dapat dipahami sebagai perhitungan waktu yang mempertimbangkan sisi baik (ayu) dan kurang baik (ala), sehingga dapat dipilih saat yang paling harmonis untuk suatu kegiatan.

Baca juga:  Kematian Warga di Bali Terpapar COVID-19 Per 23 Agustus, 71 Persen Tak Berkomorbid

Memilih waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan ataupun upacara sama halnya dengan menjaga keseimbangan antara sekala dan niskala. Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 29 Mei 2026 dikutip dari kalenderbali.org.

Kala Beser
Baik untuk menyadap tirta, mengasah taji, tombak. Tidak baik untuk membuat empangan/bendungan, berbicara yang sifatnya rahasia.

Kala Mina
Baik untuk membuat peralatan penangkap ikan, tombak, dan baik untuk menangkap ikan.

Baca juga:  Presiden Minta Model Rehabilitasi Mangrove di Bali Jadi Contoh

Kala Sor
Tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan.

Kala Tukaran
Baik untuk memasang jaring/tepis, mapikat (mencari burung), mulai melatih atau mengajar burung.

Rangda Tiga
Tidak baik melakukan upacara pawiwahan. (Sumarthana/balipost)

BAGIKAN