Mesin pirolisis dirakit di TOSS Kusamba, Klungkung. (BP/Istimewa)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Untuk menangani masalah sampah di Kabupaten Klungkung, Pemkab Klungkung mendatangkan 3 unit mesin pirolisis dari Australia.

Mesin ini sendiri merupakan alat yang membantu proses dekomposisi termokimia bahan organik (seperti plastik, biomassa, atau ban bekas) melalui pemanasan suhu sangat tinggi dalam lingkungan tertutup tanpa oksigen atau dengan sedikit oksigen. Kini mesin pirolisis telah berada di Tempat Pengolahan Sampah (TOSS) Desa Kusamba, Dawan, Klungkung.

Baca juga:  Ratusan Hotel dan Restoran di Klungkung Segera Diaudit

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung, Dewa Komang Aswin,Jumat (8/5) mengatakan mesin-mesin Pirolisis ini dibawa dari Pelabuhan di Surabaya menuju Bali dengan 7 truk kontainer. “Kini mesin tersebut sedang dalam proses perakitan,” kata Aswin.

Ia menambahkan untuk menangani sampah di Kabupaten Klungkung, pihaknya menggandeng PT. Bali Bersih Bersinar dan mendatangkan mesin pengolah sampah dari Australia. Mesin-mesin tersebut akan dirakit dan dipasang di Block C TOSS, Desa Kusamba, Dawan, Klungkung.

Baca juga:  Libur Akhir Tahun, Kendaraan Non-DK Diusulkan Dilarang Masuk Bali

Tiga mesin dirakit oleh tenaga dari Australia. Dikatakan, sistem mesin piolisis ini akan mengolah sampah menjadi butiran abu. Abu dari mesin ini bisa dijadikan paving block, pengganti pasir, bahan pembuatan tembok dan lainnya.

Hasil pengolahan sampah dengan metode ini bisa menghasilkan tenaga listrik. “Katanya mesin ini mampu mengolah sampah 8 ton/hari dan bisa menghasilkan listrik,” jelasnya.

Bupati Klungkung, I Made Satria kepada wartawan belum lama ini menyampaikan untuk menangani masalah sampah di Klungkung, pihaknya akan mendatangkan alat pengolah sampah dari Austria.” Kita Klungkung akan datangkan alat pengolah sampah dari Australia,”kata Bupati Satria belum lama ini. (Agung Yuliantara/denpost)

Baca juga:  Kebakaran Rumah dan Laundry di Manggis, Uang Ratusan Juta Ikut Ludes
BAGIKAN