Seorang nelayan melepaskan ikan tangkapannya dari jaring di Pantai Kedonganan, Badung. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam tradisi Bali, ala ayuning dewasa adalah penentuan hari yang dilihat cocok (ayu) atau kurang cocok (ala) untuk melakukan aktivitas tertentu. Perhitungannya menggunakan kombinasi sistem penanggalan tradisional seperti wuku, sasih, panglong, dan alahing dewasa (prioritas hari). Semakin rendah nilai alahing dewasa, semakin kuat atau lebih utama hari tersebut dipandang.

Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 6 Mei 2026, dikutip dari kalenderbali.org. Sebagai catatan, meski kalender memberikan panduan ini, untuk keperluan ritual adat atau keputusan penting seperti pernikahan, umumnya masih disarankan untuk berkonsultasi dengan pemangku adat setempat agar sesuai konteks spiritual dan lokal.

Baca juga:  Tiga Hari Berturut-turut Laporkan Tambahan Korban Jiwa COVID-19, Giliran Kelurahan Ini Kembali Tambah Warga Meninggal

Banyu Urug
Baik untuk membuat bendungan. Tidak baik untuk membuat sumur.

Catur Laba
Baik untuk bepergian menuju arah utara, upacara Manusa Yadnya, dan Pitra Yadnya.

Cintamanik
Baik untuk melakukan upacara potong rambut.

Guntur Umah/Graha
Baik untuk membangun atau memindahkan rumah.

Kala Katemu
Baik untuk menangkap ikan, berburu, mapikat, memasang jerat, kungkungan, mengadakan pertemuan.

Kala Luang
Baik untuk membuat terowongan, menanam ketela atau umbi-umbian.

Baca juga:  Totalitas Mengawal Kebijakan Gubernur Bali

Kala Suwung
Tidak baik untuk dewasa ayu, berkunjung.

Pepedan
Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.

Titibuwuk
Baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting bepergian, membuat tangga/banggul. (Sumarthana/balipost)

BAGIKAN