
BANDUNG, BALIPOST.com – Kemenangan comeback dramatis 4-2 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC menjadi suntikan moral besar bagi Persib Bandung dalam perburuan gelar BRI Super League musim 2025/26.
Modal penting itu kini dibawa Maung Bandung jelang laga pekan ke-31 menghadapi PSIM Yogyakarta di Gelora Bandung Lautan Api, Senin (4/5).
Bek andalan Persib, Federico Barba, menilai kemenangan terakhir memberikan dorongan kepercayaan diri yang sangat besar. Menurutnya, keberhasilan bangkit dari situasi sulit membuktikan kuatnya mental dan kebersamaan tim saat memasuki fase paling menentukan musim ini.
“Saya rasa dari pertandingan terakhir, kami mendapat banyak kepercayaan diri karena itu jadi pertandingan yang sangat sulit, tetapi kami bisa melewatinya bersama-sama. Dan ini sangat bagus karena sekarang kami butuh lebih banyak energi,” ujar Barba dikutip dari Kantor Berita Antara.
Pemain asal Italia itu menegaskan, saat ini fokus penuh Persib hanya tertuju pada satu laga terdekat. Ia tidak ingin timnya terlena dengan hitung-hitungan sisa pertandingan, karena duel melawan PSIM dinilai sangat menentukan untuk menjaga posisi di puncak klasemen.
“Kami hanya perlu terus mendorong sekarang dan memikirkan pertandingan demi pertandingan karena sekarang pertandingan berikutnya adalah yang terpenting. Saya tidak ingin memikirkan tiga pertandingan lainnya setelah ini dan terus mendorong diri karena kami perlu menang,” tegasnya.
Persib kini memimpin klasemen sementara dengan 69 poin, jumlah yang sama dengan Borneo FC Samarinda. Namun, Pangeran Biru masih unggul head-to-head atas rival terdekatnya itu.
Situasi membuat tekanan semakin tinggi. Di pekan yang sama, Borneo FC juga akan melakoni laga penting menghadapi Persita Tangerang di Segiri Stadium.
Karena itu, kemenangan atas PSIM menjadi harga mati bagi Persib. Tiga poin tak hanya menjaga posisi di singgasana klasemen, tetapi juga menjaga mimpi besar membawa pulang trofi juara tetap berada di jalur yang tepat. (Suka Adnyana/balipost)










