
JAKARTA, BALIPOST.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) secara konsisten memperluas jangkauan produk nasional di pasar dunia melalui partisipasi strategis dalam Food and Hospitality Asia (FHA) 2026 di Singapura pada 21-24 April 2026. Kehadiran ini merupakan bagian dari strategi Perseroan untuk mengintegrasikan UMKM binaan ke dalam ekosistem perdagangan internasional yang lebih luas.
Sinergi strategis antara BRI, KBRI Singapura, Kementerian Perdagangan, dan Bank Indonesia ini membuahkan hasil signifikan melalui 14 kesepakatan dagang senilai USD3,17 juta atau sekitar Rp54,5 miliar. Komoditas unggulan seperti madu, bumbu organik, dan produk pertanian menjadi unggulan dalam transaksi yang menunjukkan tingginya minat pasar luar negeri. Di luar nilai kontrak tersebut, terdapat potensi transaksi lanjutan yang diproyeksikan mencapai USD10,3 juta atau hampir Rp177 miliar, mencakup kategori pangan sehat, hasil perikanan, hingga aneka rempah.
Sebanyak 16 UMKM hasil kurasi dari berbagai program pemberdayaan BRI turut tampil membawa ragam inovasi di bidang pangan olahan, kesehatan herbal, hingga komoditas agro. Para pelaku usaha ini menyuguhkan deretan merek unggulan seperti camilan sehat Casa Grata, sambal pecel Pelita Lumpang Mas, hingga cokelat artisan besutan PT Sumatra Coklat Indonesia. Kehadiran mereka merupakan bukti nyata dari daya saing produk lokal yang kini mampu memenuhi standar kualitas serta regulasi ketat di pasar internasional.
Direktur Commercial Banking BRI Alexander Dippo Paris Y. S. menekankan bahwa keberadaan para UMKM unggulan ini merupakan validasi atas kapasitas produk lokal Indonesia dalam menjawab ekspektasi pasar global yang kompetitif.
“Pencapaian para pengusaha UMKM binaan BRI menembus pasar Singapura merupakan validasi atas program pemberdayaan yang telah memenuhi standar kualitas mitra bisnis global. Fokus kami adalah membangun kepercayaan pasar internasional agar produk unggulan Indonesia dapat terintegrasi ke dalam ekosistem rantai pasok dunia secara berkelanjutan. BRI akan terus berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait guna memperkuat daya saing produk nasional di kancah internasional,” ujar Dippo.
Paviliun Indonesia dibuka secara resmi oleh Duta Besar RI untuk Singapura, Dr. Hotmangaradja Pandjaitan dan dihadiri oleh General Manager BRI Singapura Marissa Deparina, serta Atase Perdagangan RI Billy Anugrah. Kolaborasi lintas instansi ini merupakan komitmen konkret BRI dalam menyediakan solusi keuangan komprehensif serta mendorong UMKM agar siap bersaing secara berkelanjutan di level mancanegara. (*)










