Siswa antusias mengikuti Bimbel Bahasa Inggris gelombang ketiga di Banjar Belulang, Kapal, Mengwi. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) terus berinovasi meningkatkan mutu pendidikan. Terbaru, Disdikpora Badung menggelar rapat penyusunan modul bimbingan belajar (bimbel) Bahasa Inggris gratis sebagai strategi memperkuat kompetensi global siswa.

Kegiatan ini menjadi kelanjutan dari program sebelumnya yang telah berjalan di awal tahun. Kali ini, pembaruan difokuskan pada penyempurnaan materi agar lebih relevan, adaptif, dan berkelanjutan sesuai perkembangan zaman.

Sekretaris Disdikpora Badung, Rai Twistyanti Raharja menegaskan, pihaknya menggandeng berbagai elemen pendidikan dalam proses penyusunan. Mulai dari guru Bahasa Inggris terbaik hingga institusi pendidikan ternama seperti English Hive, Green School, dan Canggu Community School.

Baca juga:  Akhir Tahun, Dispar Hidupkan Kembali Dokar Gratis

“Dalam penyusunan ini kami melibatkan akademisi dan praktisi dari lembaga English Hive dan Canggu Community School. Lalu ada pengawas sekolah dan pihak dinas,” ungkap Rai Raharja pada Rabu (22/4).

Kolaborasi ini dinilai menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan modul pembelajaran yang inovatif dan berkualitas. Tidak hanya berfokus pada konten, konsep “level up” juga diterapkan untuk memastikan materi mampu menjawab kebutuhan siswa di era globalisasi. “Sebagaimana yang telah berjalan, modul ini akan dibagikan ke peserta,” katanya.

Baca juga:  Cegah COVID-19, Anggota Ditpolair Sambangi Pemancing

Melalui pendekatan tersebut, Disdikpora Badung menargetkan hasil pembelajaran yang lebih terukur. Modul yang disusun mengintegrasikan metode komunikatif dan kontekstual, sehingga siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan Bahasa Inggris secara aktif.

Pendekatan ini mencakup penguatan empat keterampilan utama, yakni berbicara, mendengar, membaca, dan menulis secara seimbang. Dengan demikian, siswa diharapkan lebih percaya diri dalam menggunakan Bahasa Inggris dalam berbagai situasi.

Baca juga:  Bendungan Sidan Diproyeksikan Hasilkan Air Baku dan Listrik

Tak hanya berdampak bagi siswa, kegiatan ini juga menjadi ruang peningkatan kapasitas bagi para guru. “Diskusi dan pertukaran pengalaman antar peserta membuka wawasan baru terkait strategi pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif di kelas,” ujarnya.

Rai Raharja menegaskan, pengembangan modul ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang dalam menciptakan sistem pendidikan yang unggul dan berdaya saing. Implementasi hasil penyusunan akan segera dilakukan di berbagai satuan pendidikan, disertai evaluasi berkelanjutan.(Parwata/balipost)

BAGIKAN