Seorang nelayan di Jimbaran memperbaiki jaring ikannya sambil menunggu waktu untuk melaut. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dewasa ayu atau ala ayuning dewasa memiliki peran penting sebagai pedoman dalam menentukan waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan dalam tradisi masyarakat Bali. Secara etimologis, ala berarti buruk atau kurang baik, sedangkan ayu berarti indah, baik, atau utama.

Dewasa bermakna hari, waktu, atau momentum. Maka ala ayuning dewasa dapat dipahami sebagai perhitungan waktu yang mempertimbangkan sisi baik (ayu) dan kurang baik (ala), sehingga dapat dipilih saat yang paling harmonis untuk suatu kegiatan.

Baca juga:  Tambahan Kasus COVID-19 Masih 3 Digit, Korban Jiwa Lebih Banyak dari Sehari Sebelumnya

Memilih waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan ataupun upacara sama halnya dengan menjaga keseimbangan antara sekala dan niskala. Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 11 April 2026 dikutip dari kalenderbali.org.

Carik Walangati
Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben, dan membangun rumah.

Kala Beser
Baik untuk menyadap tirta, mengasah taji, tombak. Tidak baik untuk membuat empangan/bendungan, berbicara yang sifatnya rahasia.

Baca juga:  Baik untuk Buat Awig-awig, Berikut Ala Ayuning Dewasa 17 September 2025

Kala Caplokan
Baik untuk membuat alat-alat penangkap ikan seperti pancing (kail), jala, jaring, bubu, bahan untuk umpan.

Naga Naut
Tidak baik untuk dewasa ayu

Salah Wadi
Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapandes, potong rambut, dll.) dan Pitra Yadnya (penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dll.).

Sampi Gumarang Turun
Baik untuk menanam padi, jagung, dan membangun rumah.

Sri Bagia
Baik untuk memulai membina persahabatan. (Sumarthana/balipost)

Baca juga:  Maju Pilkada, Sekda Giri Putra Mundur dari ASN
BAGIKAN