Para pemain Crystal Palace merayakan gol yang dicetak oleh Jean-Philipe Mateta pada pertandingan leg pertama Liga Conference menghadapi Fiorentina di Stadion Selhurst Park, London, Kamis (9/4) waktu setempat. (BP/Dok. uefa.com)

JAKARTA, BALIPOST.com – Crystal Palace tampil perkasa dan nyaris memastikan tempat di semifinal UEFA Europa Conference League setelah menghancurkan Fiorentina dengan skor telak 3-0 pada leg pertama perempat final di Selhurst Park, London, Jumat (10/4) dini hari.

Kemenangan meyakinkan ini membuat Palace hanya membutuhkan hasil imbang pada leg kedua untuk melangkah ke empat besar. Sebaliknya, Fiorentina berada di ujung tanduk dan wajib menang dengan selisih empat gol atau memaksakan adu penalti jika ingin bertahan.Sejak awal pertandingan, Palace langsung menekan. Peluang pertama hadir dari Evann Guessand, meski sepakannya masih melebar dari gawang lawan, dirilis dari Kantor Berita Antara.

Baca juga:  Nottingham Forest Tampil Perkasa di Istanbul, Bungkam Fenerbahce Tanpa Balas

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-24. Setelah pelanggaran yang dilakukan Dodo di kotak terlarang, wasit menunjuk titik putih. Jean-Philippe Mateta yang maju sebagai eksekutor dengan tenang menaklukkan kiper David de Gea dan membawa Palace unggul 1-0.

Tujuh menit berselang, tuan rumah kembali mengguncang. Kali ini giliran Tyrick Mitchell yang mencatatkan namanya di papan skor lewat tembakan rebound di dalam kotak penalti, membuat skor berubah menjadi 2-0.

Baca juga:  Liga Europa: Braga Ditahan Betis, Tiket Semifinal Masih Menggantung

Fiorentina sempat mencoba bangkit di babak kedua. Giovanni Fabbian hampir memperkecil ketertinggalan, namun tembakannya hanya membentur mistar gawang.

Alih-alih memperkecil skor, Fiorentina justru kembali kebobolan di penghujung laga. Umpan matang dari Daichi Kamada berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Ismaila Sarr pada menit ke-90, memastikan kemenangan telak 3-0 bagi Palace.

Hasil ini menjadi modal luar biasa bagi Crystal Palace untuk menatap leg kedua, sementara Fiorentina harus menyiapkan keajaiban jika ingin menjaga asa di kompetisi Eropa musim ini. (Suka Adnyana/balipost)

Baca juga:  Bali Loloskan Seorang Petarung Kick Boxing ke PON
BAGIKAN