Atlet PASI Badung saat berlatih di GOR Mengwi didampingi Pembina I Made Warsa (kiri) dan Ketua Harian Nyoman Gimbar Adi Putra (kanan). (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Badung terus mematangkan persiapan atletnya dengan mengirim 28 orang ke ajang Kejuaraan Atletik Jatim Open 2026 yang akan digelar pada 1–3 Mei mendatang. Keikutsertaan ini menjadi langkah strategis menuju Porprov Bali 2027.

Komposisi kontingen terdiri dari 15 atlet pelajar, 7 atlet senior, serta 6 orang pendamping. Atlet pelajar yang dibawa merupakan hasil pembinaan jangka panjang, sementara kategori senior diisi oleh atlet-atlet yang dinilai aktif dan konsisten menjalani program latihan.

Baca juga:  Sejumlah LPD di Badung Terbelit Kasus Hukum, Disebut Bukan Karena Tekanan Pandemi

Ketua Harian PASI Badung, I Nyoman Gimbar Adi Putra, menegaskan bahwa keikutsertaan dalam ajang ini bukan semata mengejar medali, melainkan sebagai sarana evaluasi menyeluruh terhadap perkembangan atlet.

“Untuk pelajar sudah siap, sementara atlet senior yang berangkat adalah mereka yang rutin latihan. Ajang ini penting untuk mengukur kemampuan dan perkembangan mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, program pembinaan saat ini berjalan optimal dengan fokus utama pada peningkatan intensitas latihan jelang berbagai agenda penting, termasuk Porjar. Seleksi akhir atlet dijadwalkan berlangsung pada pertengahan April untuk menentukan komposisi terbaik yang akan diberangkatkan.

Baca juga:  WN Inggris Disantroni Maling, Kucing dan Perhiasan Raib

Sementara itu, pembina atlet PASI Badung, I Made Warsa, menyebut kondisi para atlet dalam keadaan prima. Namun, ia menekankan pentingnya peningkatan porsi latihan agar mampu bersaing maksimal, terutama menghadapi kekuatan atlet dari Jawa yang belum sepenuhnya terpetakan.

“Kondisi atlet bagus, tapi mereka tetap harus meningkatkan intensitas latihan agar bisa tampil maksimal,” tegasnya.

Dengan persiapan yang matang dan semangat pembinaan berkelanjutan, PASI Badung berharap Jatim Open 2026 menjadi batu loncatan penting untuk meningkatkan performa atlet sekaligus memperkuat fondasi menuju prestasi yang lebih tinggi di tingkat provinsi. (Suka Adnyana/balipost)

Baca juga:  Atlet Bali Berlaga di Seleknas SEA Games
BAGIKAN