I Putu Gede Adhyatma Manika (kiri), Made Eppi Wilantika, pelompat tinggi Korea Lee, pelatih Ketut Gede Widiana, serta Made Gede Antara (kanan). (BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tercatat lima atlet Bali mendapat kesempatan mengikuti seleknas cabor atletik, di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Rabu (11/1). Mereka adalah Made Gede Antara, Made Eppi Wilantika, I Putu Gede Adhyatma Manika (lompat tinggi), Maria Natalia Londa (lompat jauh dan jangkit), serta Anak Agung Arsa (lari 400 meter).

Pelatih pelatnas lompat tinggi Ketut Gede Widiana, yang dikontak, Selasa (10/1), menerangkan, dirinya hanya melatih dua pelompat tinggi putri di pelatnas, yakni Made Eppi dan Nabila (Jatim).

“Made Eppi peraih emas PON XX/2021 di Papua, dengan lompatan 174 cm, sedangkan Nabila penyumbang emas Kejurnas Atletik Kelompok Umur, di Stadion Tri Lomba Juang, Semarang (2022), lompatannya 173 cm,” ungkap Ketut Gede Widiana.

Baca juga:  Piala Wali Kota Tanpa Cabor Rugby

Sementara dua atlet putra asuhannya di Bali, yakni Antara dan Adhyatma Manika sejak sebulan lalu, ditarik ke Jakarta, dan berlatih bareng di Ibu Kota. “Untuk atlet pelatnas lompat tinggi putra memang lowong, dan atlet yang bakal bersaing masuk skuad timnas SEA Games, dari Bali (2), Jateng (2), Jatim¬† (1), DKI (1), serta pelatnas Timika Papua (1),” papar dia.

Diakuinya, PB PASI memberikan limit cukup berat bagi atlet yang masuk tim SEA Games, persisnya untuk atlet putra lompatannya mencapai 2 meter 18 cm, sedangkan atlet putri 175 cm.

Baca juga:  KONI Bali Surati Gubernur Minta Atlet PON Divaksin

Sementara bagi Adhyamma Manika yang baru berusia 18 tahun, sekaligus peraih emas Kejurnas Atletik kelompok Umur Remaja di Semarang 2022, lompatannya 190 cm. “Seandainya Adhyatma Manika mampu melompat setinggi 195 cm, otomatis dia berhak merebut tiket PON, dan PB PASI mengagendakan kalender event kejurnas selama 2023 ini, dirangkaikan dengan Prakualifikasi PON,” ucap Ketut Gede Widiana.

Dia berharap dua atlet Bali Eppi dan Antara mampu mewujudkan impiannya, sebagaimana limit yang ditetapkan PB PASI. “Astungkara, doakan saja Pi dan Antara bisa lolos seleknas, mengingat SEA Games Kamboja, Mai 2023 makin dekat,” harapnya.

Baca juga:  Atlet Muaythai Luh Mas Diincar Provinsi Lain

Apalagi, seleknas ini khusus bagi atlet hasil pantauan PB PASI berdasarkan catatan prestasinya, dan sifatnya hanya undangan (invitasi) yang ditunjuk atletnya serba terbatas, dan bukan lantaran mendaftar ikut invitasi nasional sekaligus seleknas. (Daniel Fajry/Balipost)

BAGIKAN