Ilustrasi. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pasutri asal Mengwi berinisial WR (37) dan MW asal Mengwi menjadi korban pengeroyokan di Lapangan Lumintang, Denpasar Utara, Minggu (29/3). Peristiwa ini dipicu karena serempetan di saat melintas di Pusekesmas III Denut dan korban melapor ke Polda Bali.

Informasi diperoleh di lapangan, Selasa (31/3), korban bersama istrinya, sekitar pukul 21.00 WITA, melewati Jalan Ahmad Yani Selatan, Denpasar. Tujuannya beli BBM di tempat kerja di UPTD Kesehatan Tradisional Provinsi Bali. Setelah itu, melewati Pusekesmas III Denpasar Utara.

Baca juga:  Pasutri Tuna Netra di Sidawa Dikunjungi Mensos

Saat itulah sepeda motor korban  diserempet mobil pick-up putih dengan nopol S.  “Korban langsung mengejar mobil tersebut dan sempat cekcok dengan sopir kendaraan itu sepanjang perjalanan,” kata sumber.

Setibanya di perempatan Lapangan Lumintang, korban ditabrak dari belakang oleh mobil tersebut. Akibatnya korban dan istrinya jatuh di trotoar. Selanjutnya, dua orang turun dari mobil tersebut dan langsung melakukan pengeroyokan.

Setelah itu pelaku langsung kabur menuju arah ke Jalan Nangka Utara. Akibat dari peristiwa tersebut korban mengalami luka di mulut, wajah, tangan, kaki dan  badan bagian atas sakit. Atas kejadian tersebut korban lalu  melapor ke SPKT Polda
Bali.

Baca juga:  2,5 Bulan di Zona Kuning COVID-19, Pekan Ini Bali Alami Tren Kenaikan Kasus

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Bali, AKBP Rina Isriana Dewi saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan kejadian itu. “Laporannya sudah diterima Ditrekrimum Polda Bali, tapi belum tahu Subdit berapa yang menangani. Mohon bersabar,” ujarnya.(Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN