Upacara Manusa Yadnya berupa matatah atau potong gigi massal di Denpasar beberapa waktu lalu. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam tradisi Bali, ala ayuning dewasa adalah penentuan hari yang dilihat cocok (ayu) atau kurang cocok (ala) untuk melakukan aktivitas tertentu. Perhitungannya menggunakan kombinasi sistem penanggalan tradisional seperti wuku, sasih, panglong, dan alahing dewasa (prioritas hari). Semakin rendah nilai alahing dewasa, semakin kuat atau lebih utama hari tersebut dipandang.

Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 23 Maret 2026, dikutip dari kalenderbali.org. Sebagai catatan, meski kalender memberikan panduan ini, untuk keperluan ritual adat atau keputusan penting seperti pernikahan, umumnya masih disarankan untuk berkonsultasi dengan pemangku adat setempat agar sesuai konteks spiritual dan lokal.

Baca juga:  Rasta Flute, Pecinta Musik Reggae dan Bali

Amerta Danta
Baik untuk melakukan tapa, brata, yoga, semadi, penyucian diri, segala 9pekerjaan.

Amertayoga
Baik untuk membangun, mencari pengupa jiwa (nafkah), dan memulai suatu usaha/perusahaan.

Catur Laba
Baik untuk bepergian menuju arah utara, upacara Manusa Yadnya, dan Pitra Yadnya.

Dauh Ayu
Baik untuk membuat awig-awig, peraturan-peraturan atau undang-undang, baik untuk membangun.

Derman Bagia
Baik untuk menikah, membangun, mulai belajar/berlatih, belajar menari.

Baca juga:  Mengenal Tari Rejang Dewa, Tarian Sakral Umat Hindu yang Ditarikan saat Odalan

Dina Jaya
Baik untuk belajar menari atau pengetahuan yang lain dan mengandung unsur keunggulan.

Kala Dangastra
Baik untuk membangun tembok pekarangan, membuat alat-alat penangkap ikan. Tidak baik untuk memulai pekerjaan penting, tidak baik melakukan upacara (gawe ayu).

Kala Empas Turun
Baik untuk menanam umbi-umbian. Tidak baik untuk membangun, memetik buah-buahan.

Pepedan
Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. (Sumarthana/balipost)

Baca juga:  Dikira Murah, Ternyata Pencuri Embat Arloji Rp 4,5 M
BAGIKAN