Polisi menangkap pelaku penebasan di Seririt, Buleleng pada Kamis (20/3). (BP/Istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Penganiayaan dengan senjata tajam (sajam) terjadi di Banjar Dinas Kajanan, Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, pada Kamis (19/3) dengan sipeng. Insiden itu dipicu oleh pesta minuman keras yang berujung pertengkaran.

Korban berinisal KS (43), mengalami luka robek terbuka di bagian punggung setelah ditebas menggunakan samurai. Sementara pelaku berinisial KAS (28), telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa peristiwa bermula dari ajakan korban kepada pelaku untuk minum minuman keras bersama melalui pesan WhatsApp.

Baca juga:  Ditusuk di Penginapan, Siswi SMA Dirawat Intensif

“Benar, telah terjadi tindak pidana penganiayaan di wilayah Banjar Dinas Kajanan, Desa Joanyar, Kecamatan Seririt. Terlapor sudah diamankan bersama barang bukti dan saat ini masih dalam penanganan lebih lanjut,” ujarnya, Jumat (20/3).

Menurutnya, suasana yang awalnya hanya kumpul dan minum bersama berubah menjadi tegang setelah korban diduga melontarkan ucapan yang menyinggung pelaku.

“Dari hasil keterangan sementara, terjadi kesalahpahaman saat pesta minuman keras yang memicu cekcok antara korban dan terlapor,” tambahnya.

Baca juga:  Tiga Warung di Bangli Disidak, Puluhan Liter Miras Diamankan

Sempat terjadi adu mulut yang kemudian dilerai oleh orang-orang di lokasi. Pelaku bahkan sempat diminta pulang untuk meredakan situasi. Namun, emosi korban kembali memuncak dengan melempar kursi ke arah pelaku, meski tidak mengenai sasaran. Korban juga mengambil botol bir dan mengancam pelaku.

Merasa terancam, pelaku pulang ke rumahnya. Tak lama kemudian, ia kembali sambil membawa pedang jenis samurai dan langsung menyerang korban.

Baca juga:  Bukannya Mengamankan, Satpam Hotel Ini Curi Motor di Tempat Kerjanya

“Pelaku kembali ke lokasi dengan membawa senjata tajam dan menebas korban satu kali hingga mengenai bagian punggung,” jelas Yohana.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Buleleng untuk mendapatkan perawatan medis.

Polisi yang menerima laporan segera mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa satu bilah pedang samurai.

“Kasus ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh Polsek Seririt,” tutupnya. (Nyoman Yudha/balipost)

BAGIKAN