Petugas dari Damkar mendinginkan api di rumah warga Pekutatan yang ludes terbakar diduga akibat korsleting listrik. (BP/Olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Musibah kebakaran menimpa rumah milik I Kadek Umayana (39), warga Banjar Dangin Pangkung, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Kamis (12/3) pagi. Bangunan rumah berukuran sekitar 5 x 6 meter tersebut hangus dilalap si jago merah. Saat kejadian, pemilik rumah diketahui sedang bekerja di Denpasar.

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 07.30 Wita. Api diduga berasal dari korsleting listrik pada bagian plafon rumah. Percikan api dengan cepat menyambar material di sekitarnya sehingga kobaran api langsung membesar.

Baca juga:  Seminggu Pascabanjir Bandang Songan, Penanganan Rumah Warga Terdampak Belum Tuntas

Kapolsek Pekutatan, I Putu Suarmadi, saat dikonfirmasi mengatakan api pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat asap mengepul dari bagian atap rumah. Menurutnya, dua warga setempat yakni Ni Kadek Yuni Widiantari (42) dan I Kade Umawan (45) sempat berteriak meminta pertolongan setelah melihat kepulan asap dari plafon bangunan.

“Diduga api berawal dari korsleting listrik pada sambungan kabel di bagian atas plafon. Percikan api kemudian menyambar material di sekitarnya hingga api dan asap cepat membesar,” jelasnya.

Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara manual dengan peralatan seadanya. Namun karena api cepat membesar, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Sementara itu, personel Polsek Pekutatan yang tiba di lokasi langsung mengamankan tempat kejadian perkara agar akses petugas pemadam tidak terhambat.

Baca juga:  Kebakaran Lahan Nyaris Lalap Rumah dan Pura

Tak lama berselang, empat unit armada pemadam kebakaran milik Pemkab Jembrana tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 Wita. Petugas kemudian melakukan penyemprotan secara intensif untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi yang merupakan kawasan permukiman padat.

Setelah hampir satu jam proses pemadaman berlangsung, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 09.15 Wita. Beruntung kobaran api tidak sampai merambat ke rumah warga lainnya di sekitar lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena rumah dalam keadaan kosong. Namun seluruh bangunan beserta perabotan di dalamnya ludes terbakar.

Baca juga:  Pelaku Curanmor Ditangkap, Uang Kejahatan Dipakai Judi Online

Akibat peristiwa itu, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta. Petugas dari Polres Jembrana juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. (Surya Dharma/balipost)

 

BAGIKAN