Bupati Sedana Arta memberikan arahan saat pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan 39 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli, Selasa (3/3). (BP/Istimewa)

BANGLI, BALIPOST.com – Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengintruksikan, ASN dan pejabat lebih bijak serta responsif terhadap isu di media sosial. Dia meminta, ASN mampu mengklarifikasi isu-isu yang berkembang secara proporsional agar tidak menjadi bola liar.

“Jangan malah ikut menyerang kebijakan pemerintah sendiri,” kata Sedana Arta saat pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan 39 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli, Selasa (3/3).

Baca juga:  Cegah Pencatutan Nama, ASN Bangli Diimbau Cek Nama di Sipol KPU

Dia meminta, jika ada isu yang melenceng dari fakta, agar segera dikomunikasikan. Sedana Arta mencontohkan isu keterlambatan armada sampah yang sering kali diviralkan secara tidak berimbang. “Kita harus membangun citra yang baik karena kita sedang melakukan perbaikan besar-besaran di Bangli,” katanya.

Terkait mutasi, Sedana Arta mengatakan bahwa proses mutasi dan promosi ini merupakan hasil penyaringan ketat oleh tim penilai. Ia menjamin bahwa penempatan jabatan didasarkan pada kompetensi keilmuan dan rekam jejak, bukan faktor kedekatan personal.

Baca juga:  Bantu Pelaku Pariwisata Setahun ke Depan, Ini Permintaan Gubernur Koster ke Pusat

Mengingat kondisi keuangan daerah Kabupaten Bangli yang masih terbatas, Sedana Arta meminta para pejabat baru untuk meninggalkan pola kerja rutinitas. Ia mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk kreatif melakukan efisiensi dan aktif menjemput bola ke pemerintah pusat.

“Kita harus sensitif terhadap informasi di kementerian dan lembaga terkait. Bagaimana dana-dana pusat bisa masuk ke Bangli. Dengan uang yang sedikit, kita harus bisa membangun banyak hal melalui inovasi dan kreativitas,” tegasnya.

Baca juga:  Gubernur Koster Berkomitmen Hidupkan Kembali Bus TMD

Setelah mutasi ini, Sedana Arta membocorkan akan adanya evaluasi dan penyegaran untuk jabatan Eselon II dalam waktu dekat. Hal itu dilakukan menyusul adanya 4 hingga 6 posisi yang kosong karena pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun.

“Intinya, nikmati pekerjaan ini sebagai ASN, jangan dijadikan beban, dan selalu gunakan jalur koordinasi yang cepat agar masalah teknis di bawah segera tertangani,” pungkasnya. (Dayu Swasrina/balipost)

 

BAGIKAN