Anggota Paspampres berdiri di sisi jenazah Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno sebelum dishalatkan di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta, Senin (2/3/2026). Try Sutrisno wafat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, pada Senin (2/3) di usia 90 tahun. (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Wakil Presiden (Wapres) Ke-6 Try Sutrisno wafat dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMP) Kalibata, Jakarta, Senin siang (2/3), tepatnya di Blok M131 yang berdekatan dengan makam sejumlah tokoh di antaranya Presiden Ke-3 B. J. Habibie beserta istrinya, Hasri Ainun Besari.

Di TMP Kalibata, pemakaman Try Sutrisno disertai dengan prosesi upacara militer yang persiapan alur dan teknisnya dilakukan oleh Komando Garnisun Tetap (Kogartap) I/Jakarta.

Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara (irup) pemakaman Try Sutrisno.

Baca juga:  Gratiskan Pameran IKM Bali Bangkit, Wapres Apresiasi Gubernur Koster dan Ny. Putri Koster

Dalam prosesi upacara, pasukan dari tiga matra TNI, yaitu TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara dikerahkan untuk mengantarkan jenazah almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Try Sutrisno, yang menjabat sebagai Wapres Ke-6 pada masa pemerintahan Presiden Ke-2 Soeharto, meninggal dunia saat dirawat di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta, Senin pagi. Almarhum wafat pada usia 90 tahun.

Di RSPAD, jenazah Try Sutrisno dimandikan, kemudian dibawa ke rumah duka di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Sejumlah tokoh melayat ke rumah duka mendiang Try Sutrisno, di antaranya Agum Gumelar, dan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat.

Baca juga:  Konstitusional, Ambang Batas Pencalonan Presiden dan Wapres Sebesar 20 Persen

Selepas itu, jenazah Try Sutrisno dishalatkan di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat. Sejumlah tokoh mengikuti prosesi shalat jenazah, di antaranya Wakil Presiden Ke-13 KH Ma’ruf Amin dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Usai dishalatkan, jenazah pun dibawa ke TMP Kalibata untuk dimakamkan.

Dari rumah duka sampai dengan TMP Kalibata, peti jenazah Try Sutrisno dibalut dengan kain bendera Merah Putih, dan peti itu dibawa oleh delapan anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berseragam warna merah dengan baret biru muda. Di depan peti jenazah, satu prajurit berjalan memandu arah dengan membawa foto mendiang Try Sutrisno.

Baca juga:  Kunjungi PKB 2025, Wapres Gibran akan Tinjau UMKM

Di Masjid Sunda Kelapa, saat ditemui oleh sejumlah wartawan selepas shalat jenazah, Mensesneg menjelaskan alur pemakaman Try Sutrisno.

“Seperti biasa ya, protap (prosedur tetap, red.)-nya seperti biasa. Nanti dari Masjid Sunda Kelapa, jenazah diberangkatkan ke Taman Makam Pahlawan,” kata Prasetyo Hadi. (kmb/balipost)

BAGIKAN