
AMLAPURA, BALIPOST.com – Dunia pendidikan Karangasem mendadak gempar. Hal itu menyusul beredarnya video asusila seorang pelajar perempuan dari salah satu SMAN di Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem di media sosial (medsos).
Video tersebut diduga disebar akibat sang pacar tak terima diputus. Berdasarkan informasi yang dihimpun, video disebar karena keduanya terlibat masalah, hingga berujung putus.
Sang pacar diduga sakit hati dan memposting video tersebut menggunakan akun siswi. Video yang diposting melalui fitur story itu dengan cepat menyebar dan dibagikan secara berantai di WhatsApp (WA). Untuk lokasi video tersebut diduga dibuat di wilayah Tumbu, Kecamatan Karangasem.
Kapolsek Abang, AKP I Komang Gede Susiawan, saat dikonfirmasi, Selasa (24/2), membenarkan adanya video asusila tersebut. “Yang nyebar ini pihak laki-laki. Orang dari kecamatan Karangasem,” ujarnya.
Susiawan mengatakan, pihaknya belum melakukan pendalaman dengan meminta keterangan dari siswi tersebut, mengingat kondisinya masih sangat syok setelah viralnya video itu. ”Kondisinya masih syok, trauma. Kami belum bisa meminta keterangan secara detail,” katanya.
Sementara itu, Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Karangasem, Nyoman Budiartini, mengatakan, pascaberedarnya video tersebut, pihaknya langsung mendatangi rumah korban untuk melakukan pendampingan.
”Kondisinya masih terguncang, tidak enak makan sejak video itu tersebar. Kami sudah lakukan asesmen. Dan kami berencana memberikan pendampingan psikolog,” katanya. (Eka Parananda/balipost)










