JAKARTA, BALIPOST.com – US Sassuolo Calcio tampil perkasa saat menjamu Hellas Verona dalam lanjutan pekan ke-26 Serie A 2025/2026. Bermain di Mapei Stadium, Reggio Emilia, Sabtu (21/2) dini hari WIB, tuan rumah menang meyakinkan 3-0 lewat aksi gemilang Domenico Berardi.

Kapten Sassuolo, Domenico Berardi, menjadi bintang lapangan dengan mencetak dua gol (brace), sementara satu gol lainnya disumbangkan oleh Andrea Pinamonti, dirilis dari Kantor Berita Antara.
Kemenangan ini membuat Sassuolo tetap bertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan 35 poin dari 26 laga. Sebaliknya, Verona kian terbenam di dasar klasemen dengan koleksi 15 poin.

Baca juga:  Cukur IM, PS Badung U-17 Buka Peluang

Meski menang telak, Sassuolo sempat mendapat tekanan di awal laga. Verona tampil agresif dalam 30 menit pertama dan memaksa tuan rumah lebih banyak bertahan. Namun, momentum berubah menjelang turun minum.

Gol pembuka lahir pada menit ke-40. Pinamonti sukses memaksimalkan umpan Armand Lauriente untuk menaklukkan kiper Lorenzo Montipo dan membawa Sassuolo unggul 1-0.

Empat menit berselang, Berardi menggandakan keunggulan lewat situasi penalti setelah pelanggaran Cheikh Niasse. Eksekusi awalnya sempat ditepis, tetapi Berardi sigap menyambar bola muntah untuk mengubah skor menjadi 2-0 sebelum jeda.

Baca juga:  Jay Idzes Tampil Solid, Sassuolo Taklukkan Cagliari di Liga Serie A

Memasuki babak kedua, dominasi Sassuolo semakin tak terbendung. Pada menit ke-62, Berardi kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat skema serangan balik cepat yang mematikan. Gol tersebut memastikan kemenangan 3-0 bagi tuan rumah.

Di kubu Verona, bek Timnas Indonesia Jay Idzes tampil sejak menit awal dan menunjukkan performa solid meski timnya kalah. Berdasarkan data Fotmob, Idzes mencatatkan 11 sapuan, satu intersepsi, dua recovery, dan satu blok menjadi salah satu pemain paling sibuk di lini pertahanan.

Baca juga:  Wabah Tak Dikenal Muncul di Korea Utara

Petaka Verona semakin lengkap pada menit ke-85 setelah Al Musrati menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan. Bermain dengan 10 orang membuat tim tamu semakin sulit bangkit hingga peluit akhir dibunyikan. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN