
DENPASAR, BALIPOST.com – Dunia olahraga Bali kembali diselimuti duka. Sosok petinju sekaligus pelatih legendaris, I Gusti Made Adi Swandana, berpulang setelah puluhan tahun mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan tinju Indonesia.
Dari unggahan media sosial asbcboxingcampofficial, kepergian almarhum bukan hanya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, tetapi juga menjadi kehilangan besar bagi insan olahraga Tanah Air, khususnya komunitas tinju yang pernah merasakan sentuhan tangan dinginnya.
Semasa hidup, almarhum dikenal sebagai figur yang disiplin, tegas, dan memiliki semangat juang tinggi. Karakternya yang kuat di dalam dan luar ring menjadikannya panutan bagi banyak atlet muda. Ia bukan sekadar pelatih, melainkan mentor yang membentuk mental, karakter, dan daya juang anak didiknya.
Dengan dedikasi tanpa lelah, ia membina dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama Bali dan Indonesia di berbagai ajang. Baginya, tinju bukan hanya olahraga, tetapi jalan hidup dan sarana membentuk generasi yang tangguh.
Warisan terbesar yang ditinggalkannya bukan hanya deretan prestasi, melainkan nilai-nilai perjuangan, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah yang kini terus hidup dalam diri para atlet yang pernah ia latih.
Kepergian sang legenda memang meninggalkan duka, namun jejak pengabdian dan inspirasinya akan tetap abadi dalam setiap pukulan, setiap langkah, dan setiap kemenangan yang diraih dunia tinju Bali di masa depan. (Suka Adnyana/balipost)










