
JAKARTA, BALIPOST.com – AS Roma tampil agresif saat bertandang ke Celtic Park dan memetik kemenangan meyakinkan 3-0 atas Celtic pada matchday ke-6 Liga Europa 2025/26, Jumat (12/12) dini hari WIB.
Malam itu panggung Eropa sepenuhnya menjadi milik Evan Ferguson, striker muda yang dipinjam dari Brighton dan langsung menjelma jadi mimpi buruk lini belakang tuan rumah.
Dikutip dari Kantor Berita Antara, Roma yang sedang mengejar posisi lebih baik di klasemen langsung menggebrak sejak sepak mula. Baru enam menit berjalan, Giallorossi sudah membuka skor berkat gol bunuh diri Liam Scales yang keliru mengantisipasi umpan silang rendah Zeki Celik. Bola meluncur deras ke gawang sendiri awal yang pahit bagi Celtic, awal gelombang serangan bagi Roma.
Setelah gol pertama, Roma tidak menurunkan intensitas. Ethan Ferguson hampir menambah keunggulan pada menit 27, namun tembakannya menghantam tiang kanan gawang Kasper Schmeichel. Itu hanya peringatan dan Celtic tidak mengambilnya cukup serius.
Menit 36, Celik kembali mengirim umpan silang akurat dari sisi kanan. Ferguson datang dari belakang dan menyambar bola dengan sentuhan pertama yang mematikan. Roma unggul 2-0 dan Celtic makin kehilangan arah.
Belum sempat Celtic bernapas, Ferguson kembali menusuk. Di menit 42, ia mengontrol bola di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan mendatar keras yang gagal dijangkau Schmeichel. Brace tercipta, Roma unggul 3-0, dan Celtic Park terdiam.
Celtic sebenarnya punya peluang emas memperkecil kedudukan di penghujung babak pertama. Mario Hermoso menjatuhkan Arne Engels, wasit menunjuk titik putih, dan publik tuan rumah bersiap merayakan. Namun penalti Engels hanya menghantam tiang, malam Celtic benar-benar kelam.
Babak kedua lebih seimbang, tetapi Celtic tetap sulit mencari celah. Mereka sempat mencetak gol melalui Kelechi Iheanacho pada menit 64, namun VAR menganulirnya karena offside. Roma pun mengalami nasib serupa ketika sontekan cantik Leon Bailey juga dibatalkan VAR di menit 74.
Pada sisa laga, Roma menurunkan tempo dan mengamankan kemenangan tanpa banyak risiko. Skor 3-0 bertahan hingga peluit akhir. Hasil ini mengangkat Roma ke posisi 10 klasemen sementara dengan 12 poin, sementara Celtic semakin tertinggal di peringkat 24 dengan hanya tujuh poin. (Suka Adnyana/balipost)










