Turnamen Lady Dewata League 2025/2026, yang akan berlangsung selama empat bulan, dari November 2025 hingga Februari 2026. (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Dunia sepak bola putri di Bali kian menggeliat. Turnamen Lady Dewata League 2025/2026 resmi dimulai pada Minggu (9/11) sore di Bali United Training Center, Pantai Purnama, Gianyar.

Ajang ini mempertemukan delapan tim sepak bola wanita terbaik di Pulau Dewata dalam kompetisi yang akan berlangsung selama empat bulan, dari November 2025 hingga Februari 2026.

Delapan tim yang ambil bagian yakni Bali United Academy, Bali Bulldogs, FC Bali PUGS Junior, Raptors, Pelangi School, Resman, FC Bali, dan Garuda Muda Bali. Kompetisi ini menggunakan format 7 lawan 7, sebagai upaya mendorong partisipasi lebih luas dan pembinaan berkelanjutan bagi pemain muda putri di Bali.

Baca juga:  Rayakan HUT RI, Mitra Pengemudi Diajak Nobar

Gagasan Lady Dewata League lahir dari semangat pelaksanaan Piala Pertiwi, ajang resmi di bawah naungan PSSI yang menjadi wadah bagi pesepak bola putri nasional.

“Kami melihat Piala Pertiwi memberi inspirasi kuat untuk membuat Lady Dewata League. Sepak bola putri di Bali perlu terus ditumbuhkan, dan turnamen ini menjadi langkah nyata untuk membuka ruang lebih luas bagi pemain muda,” ujar CEO Bali United Academy, Yabes Tanuri.

Pertandingan perdana langsung menampilkan dominasi luar biasa dari Bali United Academy Women yang mencukur Resman dengan skor mencolok 12-0.

Bintang muda Chloe Alexandra tampil sensasional dengan mencetak hattrick, disusul brace dari Gracia Anjelina Tanggu dan Sofia Danakitri Sciascia Amato. Gol tambahan juga disumbang oleh Malaeeka Lathifa Muhtau, Ida Ayu Gyana Sally, Zahra Oracle, dan Clover Audrey Khayalan Ong.

Baca juga:  Pelatih Tim Basket PON Targetkan Medali

Tidak kalah menarik, Garuda Muda Bali menundukkan FC Bali dengan skor 5-0, sementara Bali Raptors sukses mengatasi Pelangi School dengan kemenangan 5-2. Di laga lainnya, Bali Bulldogs juga tampil meyakinkan dengan kemenangan 4-0 atas FC Bali PUGS Junior.

Kompetisi akan berlanjut pada Minggu (16 November 2025) mendatang, juga di Bali United Training Center. Empat laga seru akan tersaji diantaranya, Bali United Academy vs Garuda Muda Bali, Bali Raptors vs Bali Bulldogs, Pelangi School vs Resman, FC Bali vs FC Bali PUGS Junior.

Baca juga:  Jaga dan Rawat Sungai Bagian Penting Bangun Pusat Peradaban

Turnamen Lady Dewata League diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pembinaan sepak bola putri di Bali dan Indonesia.

“Kami ingin ajang ini menjadi wadah tumbuhnya talenta-talenta muda sepak bola putri. Semoga ke depan semakin banyak tim ikut berpartisipasi dan kompetisi ini bisa berkembang lebih besar,” tambah Yabes Tanuri.

Dengan semangat sportivitas dan kebersamaan, Lady Dewata League 2025/2026 diharapkan menjadi tonggak baru kebangkitan sepak bola wanita di Bali  tempat para “Srikandi Lapangan Hijau” menorehkan prestasi dan inspirasi. (Suka Adnyana/balipost)

 

BAGIKAN