Anggota Polsek Dentim rutin menyambangi buruh proyek di Jalan Padanggalak, Denpasar, Senin (8/1). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Mengantisipasi bentrok di di Jalan Bypass Ida bagus Mantra, Denpasar Timur (Dentim), anggota Polsek Dentim rutin menyambangi buruh proyek di Jalan Padanggalak, Denpasar, Senin (8/1). Petugas mengajak para buruh turut menjaga keamanan dan jika malam langsung istirahat jangan malah pesta miras.

“Sejak tahun baru sudah saya arahkan Bhabinkamtibmas menyambangi buruh dan mengimbau para buruh menjaga keamanan serta ketertiban,” kata Kapolsek Dentim Kompol Nyoman Darsana.

Baca juga:  Ancam Membunuh dan Mengancungkan Samurai, Pria Ini Diamankan

Kompol Darsana menekankan para buruh jangan minum miras karena merupakan salah satu faktor pemicu perkelahian. Seperti dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Kesiman Petilan, Bripka I Ketut Kariawan melaksanakan patroli sambang dan memberikan imbauan kamtibmas ke pekerja proyek perumahan di Padanggalak.

Kegiatan tersebut sebagai respons terhadap beberapa kejadian gangguan keamanan yang terjadi di wilayah Kesiman, khususnya Desa Kesiman Petilan. Bripka Kariawan menekankan pentingnya bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Termasuk menjaga keamanan saat Pemilu 2024.

Baca juga:  Dukung Penyelenggaraan Pemilu 2024, Jaksa Agung Terbitkan INSJA

“Saya juga mengimbau bila ada terjadi gangguan kamtibmas segera laporkan ke Polsek Dentim supaya bisa cepat ditangani. Mari kita bersama-sama menjaga kamtibmas,” tutupnya.

Seperti diberitakan, perayaan tahun baru 2024 tercoreng akibat kericuhan yang terjadi di Jalan Bypass Ida bagus Mantra, Dentim, Senin (1/1). Pemicunya, keributan antar penghuni kos berasal dari NTT.

Mendapat informasi itu pecalang setempat datang ke TKP dan menegur mereka. Bukannya menurut, penghuni kos tersebut malah menyerang pecalang tersebut. Para pecalang tersebut langsung menyelamatkan diri tapi tiga motor milik aparat desa adat tersebut dibakar. Selain itu kaca jendela rumah kos dilempari hingga pecah. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Pledoi Kasus Reklamasi Pelabuhan Benoa, Alit Wiraputra Ngaku Dikorbankan
BAGIKAN