BNPB mengerahkan helikopter untuk membantu pemadaman kebakaran TPA Suwung, Denpasar. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Tim gabungan terus berupaya memadamkan kebakaran di TPA Suwung, Denpasar yang memasuki hari ketiga, Sabtu (14/10). Upaya ini ditunjang dengan tambahan satu armada helikopter type BELL 412 SP oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membantu water bombing.

Kalaksa BPBD Bali, Made Rentin, berharap tambahan helikopter ini dapat membantu percepat proses pemadaman. “Helikopter sedang bergerak menuju Bali, dan berharap dengan dua unit helikopter akan lebih efektif dan lebih cepat dalam proses pemadaman melalui skema water bombing,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima.

Baca juga:  Tak Hanya Potong Kuku, Jerinx Juga Minta Cukur Jenggot ke Sang Istri

Ia mengatakan Jumat malam sudah ada arahan dari Deputi Penanganan Darurat BNPB Mayjen Fajar Setyawan terkait tambahan dukungan armada helikopter untuk Bali. Di samping helikopter, BNPB juga memberi arahan untuk memberikan dukungan peralatan darurat dalam pemadaman kebakaran, berupa APD, alat semprot jinjing, mesin sedot air, fielbed, dan juga tambahan tenda, serta kelengkapan damkar lainnya.

Sebelumnya, Rentin mengatakan ada 2 strategi operasi yang digunakan untuk memadamkan api di TPA Suwung, yaitu, operasi darat dan udara.

Baca juga:  Gunung Semeru Meletus, Sejumlah Kecamatan Dilanda Hujan Abu

Operasi darat dengan mengerahkan 17 unit armada damkar. Rinciannya, 5 dari Badung, 7 dari Denpasar, 3 dari Tabanan, 2 dari Gianyar. Operasi darat juga didukung oleh water cannon dari Polda Bali.

Sementara itu, operasi udara dilakukan dengan mengerahkan 1 unit helikopter dukungan BNPB untuk melaksanakan water bombing. Dikatakan, sekali mengudara, helikopter ini memuat lebih kurang 1.000 liter air.

Rentin menegaskan, tidak ada kendala signifikan dalam operasi pemadaman api. Hal ini dikarenakan kolaborasi, sinergisi dan kerja sama yang solid dan luar biasa dari semua komponen yang tergabung dalam tim gabungan. Apalagi, mendapat dukungan dari TNI/Polri.

Baca juga:  Gempa Susulan Terus Berlangsung, 3 Tewas dan Puluhan Rumah Rusak di Lombok Timur

Sebaran kebakaran sampah di TPA Suwung mencapai lebih dari 15 hektar dari luas total 32 hektar. Mengingat angin bertiup cukup kencang, pemadaman kebakaran yang memasuki hari ketiga ini masih diupayakan.

Puluhan warga yang tinggal di sekitar TPA Suwung sejak Kamis malam mengungsi ke Serangan, Denpasar. Jumlahnya saat ini terus bertambah.

Data BPBD hingga Jumat malam, pengungsi mencapai 6 KK. Mereka terdiri dari 11 orang dewasa dan 14 anak-anak. (Diah Dewi/balipost)

BAGIKAN