Desa BRILian Trawas di Mojokerto, Jawa Timur, dikaruniai banyak potensi alam. (BP/Istimewa)

MOJOKERTO, BALIPOST.com – Terletak di ketinggian rata-rata 800 mdpl, Desa Trawas di Mojokerto, Jawa Timur, dikaruniai banyak potensi alam. Mulai dari pertanian, hamparan kebun kopi, budidaya jamur tiram hingga air yang melimpah. Semangat masyarakatnya pun juga tidak kalah hebat. Mereka mampu berkolaborasi untuk membangun desa agar semakin sejahtera.

Kepala Desa Trawas, Wulyono, mengaku bangga dengan kehidupan masyarakat. Khususnya kegiatan perputaran ekonomi yang berkelanjutan. “Perekonomian di Desa Trawas berputar, mulai dari petani hingga dimanfaatkan warganya sendiri,” kata Wulyono.

Wulyono menjelaskan, mulai hasil tani, perkebunan kopi hingga budidaya jamur tiram mampu diolah sendiri oleh masyarakat. Tidak sedikit produk hasil warga Desa Trawas mampu menembus pasar wilayah Jawa Timur.

Salah satu produk unggulan Desa Trawas adalah budidaya jamur tiram. Johari, seorang petani jamur tiram, mengaku setiap pagi mampu panen hingga puluhan kilogram dari dua lokasi budidaya miliknya.

Hampir setiap hari hasil panen jamur tiram milik Johari dibeli warga sekitar. Baik untuk keperluan pribadi hingga diolah kembali menjadi makanan ringan. “Semua saya layanin langsung dan mereka beli langsung dari tempat saya,” ujar Johari.

Baca juga:  Trwiulan I 2022, XL akan Hentikan Layanan 3G

Semantara itu, Arifah, salah seorang pelaku usaha jamur crispy, mengaku memulai usaha sejak 2014 silam. Hampir setiap hari membeli jamur tiram dari Johari. Kualitas rasa selalu menjadi fokus utama dari awal membangun usaha jamur crispy. Ditambah kemasan yang menarik, kini usaha jamur crispy miliknya sukses menembus pasar wilayah Jawa Timur hingga mengikuti berbagai ajang pameran UMKM.

“Banyak juga pembeli jamur crispy dari luar daerah memesan melalui toko resmi kami di berbagai aplikasi jual beli online,” kata Arifah.

Keberhasilan dan inovasi Desa Trawas membuat wilayah ini meraih penghargaan Desa BRILian dari BRI. Adapun Desa BRILian merupakan program pemberdayaan desa BRI yang bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa.

Baca juga:  Satu Tahun Holding UMi, Tingkatkan Kesejahteraan dan Percepat Inklusi Keuangan

Semangat kolaborasi dianggap berhasil mengoptimalkan potensi desa sehingga mewujudkan ekonomi berkelanjutan. Seperti diungkap Muhammad Amiludin, Mantri BRI di Desa Trawas.

Amiludin menyebut, dengan menjadi Desa BRILian maka Desa Trawas akan lebih maju di masa depan. Sehingga dengan program ini desa lain di Indonesia termotivasi untuk menjadi ikut dalam program Desa BRILian. “Dengan mengikuti Desa BRILian, Desa Trawas semakin maju dan semakin berkembang,” tegas Amiludin.

Penghargaan Program Desa BRILian 2022 untuk Desa Trawas diperoleh berkat inovasi yang terus dihadirkan masyarakat desa. Mulai dari kopi, jamur tiram, pengelolaah air minum hingga sampah yang difasilitasi BUMDes Argo.

Melalui BUMDes, terdapat empat unit usaha yang dikelola. Dari Unit Jasa Pengelolaan Air Minum Desa, Unit Usaha Pengelolaan Sampah, Unit Usaha Pengelolaan Wisata dan Kios, dan Unit Simpan Pinjam dan Kemitraan.

Ketua BUMDes Argo Mulyo, Wiwik menuturkan, selain mengelola empat unit usaha, pihaknya juga membantu masyarakat dalam mengedukasi perbankan. Salah satunya dengan menjadi agen BRILink dan Mitra UMi BRI.

Baca juga:  Layanan Prima BRI Diganjar 4 Penghargaan Service Excellence

“Melalui BRILink itu juga melayani setor tunai hingga pembayaran lainnya. Kita juga menjadi Mitra UMi, memudahkan pinjaman untuk masyarakat”, ungkap Wiwik.

Di sisi lain, saat ini Desa Trawas juga tengah mengembangkan pariwisata di Bukit Bulak Songkro. Wulyono sebagai kepala desa berharap unit pariwisata paralayang segera hadir. Kini pihaknya masih mengurus berbagai perizinan, sehingga ke depan wisatawan bisa menikmati Desa Trawas dari atas awan.

Pada kesempatan berbeda, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan bahwa desa-desa yang tergabung dalam program Desa BRIlian diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi kemajuan desa yang dapat direplikasi ke desa-desa lainnya.

”Desa BRILian merupakan percontohan dan insiprasi bagi desa-desa lainnya di Indonesia. Semoga Desa Trawas semakin maju dan program-program yang dilaksanakan, terutama dengan UMKM yang terus berkembang sehingga dapat mendorong kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. (Adv/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *