Putu Agus Suradnyana. (BP/dok)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Bakal calon legislatif dari PDI Perjuangan, I Gusti Ayu Aries Sujati dicoret dari Daftar Calon Sementara (DCS) DPR RI. Istri Agus Suradnyana ini dikabarkan diganti oleh kader perempuan asal Kabupaten Badung.

Aries pun tidak maju ke DPRD Provinsi Bali. Kabar itu didapat, setelah ia memposting pertimbangan untuk tidak maju ke DPR RI di laman media sosial miliknya. Dalam unggahannya, Aries menegaskan memberikan kesempatan kepada kader yang lebih muda.

Baca juga:  MK Tolak Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres Menjadi 21 dan 25 Tahun

‚ÄúPencalonan saya dipertimbangkan untuk tidak dilanjutkan karena regenerasi, memberikan kesempatan kepada kader yang lebih muda. Karena Bapak Putu Agus Suradnyana sudah diberikan kesempatan oleh partai menjadi anggota DPRD Provinsi Bali 3 kali dari tahun 1999 dan menjadi Bupati Buleleng 2 periode,” tulisnya.

Dikonfirmasi via telepon, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng, Putu Agus Suradnyana (PAS) membenarkan hal itu. Ia mengaku mendapatkan informasi dari Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto beberapa waktu lalu.

Baca juga:  Memanah Ikan, Wisatawan Asing Hilang

Ia pun sangat legowo menerima semua keputusan partai yang membesarkan namanya. “Saya yang mendorong ibu untuk maju ke DPR RI untuk melengkapi kuota perempuan. Tapi sekarang ketua partai ingin ada kader perempuan yang masih muda yang lebih enerjik,” terangnya

Ditanya kiprah sang istri, Suradnyana memastikan saat ini Aries tidak berpolitik lagi. Menurut Agus, saat ini Aries fokus mengurus keluarga dan perusahaanya. “Ibu sekarang sudah tidak kemana-mana lagi. Sekarang fokus sama keluarga di rumah dan perusahaanya,” terang mantan Bupati Buleleng dua periode ini.

Baca juga:  Rayakan Tahun Baru, KJB Gelar Aksi Sosial

Meski istrinya dicoret dari DCS, pihaknya mengaku saat ini masih memperjuangkan partainya agar bisa menang di Pemilu 2024. “Jangan ada penafsiran lain dan saya harapkan mari bersama-sama memperjuangan pemenangan Ganjar Pranowo dan PDI Perjuangan di Pemilu 2024,” tutupnya. (Nyoman Yudha/balipost)

BAGIKAN