Desa Adat Purwayu akan menutup sementara objek wisata Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur, Kecamatan Abang, Kebupaten Karangasem serangkaian upacara Pujawali di pura setempat. (BP/Istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Desa Adat Purwayu akan menutup sementara objek wisata Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur, Karangasem. Penutupan objek wisata tersebut karena serangkaian upacara Pujawali di pura setempat.

Bendesa Adat Purwayu, I Nyoman Jati, Senin (24/7) mengungkapkan penutupan objek wisata Pura Lempuyang akan dilakukan selama 5 hari. Yaitu mulai 2 sampai dengan 6 Agustus. “Objek wisata akan kembali kita buka pada 7 Agustus. Untuk puncak pujawali sendiri jatuh pada 3 Agustus,” ucapnya.

Baca juga:  Coreng Image Bali, Pelaku Pariwisata Harap Pungli Fast Track Bisa Dituntaskan

Jati Mengatakan, penutupan objek wisata di Pura Lempuyang dilakukan agar pelaksanaan upacara dapat berjalan dengan lancar. Kata dia, terkait penutupan tersebut pihaknya telah menyampaikan ke wisatawan, termasuk guide yang mengantar tamu ketika berkunjung ke Lempuyang. “Kita sudah sampaikan terkait penutupan itu ke mereka,” katanya.

Menurut Jati, terkait persiapan jelang pujawali, krama setempat sudah mulai melakukan kegiatan ngayah. “Termasuk muda-mudi juga telah ngayah menghias,” jelasnya.

Baca juga:  Seru dan Tegang, Ekspresi Daha Lakukan Tradisi Meayunan di Tenganan

Lebih lanjut dikatakannya, untuk parkir kendaraan pemedek sudah disiapkan. Khusus untuk kendaraan roda dua nantinya akan parkir melalui jalur utara Lebih. Kemudian untuk kendaraan roda empat akan diparkir di Kemuda.

“Nanti untuk melayani pemedek dari bawah menuju ke atas, kita siapkan 15 shuttle bus. Untuk sewa bus tersebut PP sebesar Rp 30 Ribu. Sementara untuk rekayasa lainnya akan dilakukan pada 29 Juli nanti,” tandas Jati. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Ditanya Kapan Siswa Mulai Belajar Konvensional, Ini Jawaban Gubernur Koster
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *