Perlengkapan ibadah menjadi produk yang banyak dicari saat Ramadan. (BP/Istimewa)

JAKARTA, BALIPOST.com – Selama Ramadan 2022, terjadi kenaikan transaksi di lokapasar (marketplace). Produk hampers dan parsel merupakan kategori yang paling banyak dicari.

Dari data Tokopedia, program Waktu Indonesia Belanja (WIB) yang digelar saat Ramadan 2022 mengalami peningkatan lebih dari 1,5x lipat dibandingkan Ramadan 2021. Sementara data internal Tokopedia juga mencatat terjadi kenaikan transaksi produk hampers dan parsel sebesar 5x lipat selama bulan Ramadan 2022 dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala Departemen Corporate Affairs Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya, dalam rilisnya mengatakan, kebutuhan masyarakat akan perlengkapan ibadah juga meningkat seiring dengan menyambut Bulan Suci. Hal ini terlihat dari kenaikan transaksi subkategori perlengkapan ibadah di Tokopedia yang meningkat lebih dari 2x lipat selama bulan Ramadan 2022 dibandingkan bulan sebelum Ramadan.

Baca juga:  Jadi Aplikasi Tersendiri, GoPay Beri Akses Layanan Keuangan Mudah dan Terjangkau

Sementara itu, menjelang puasa tahun 2023 perlengkapan ibadah, seperti tasbih digital, sajadah, rompi salat, mukena dan sarung merupakan sejumlah produk paling diburu. Salah satu perlengkapan ibadah yang juga banyak dicari menjelang Ramadan adalah mukena.

Tingginya minat membeli perlengkapan ibadah ini diakui salah satu pelaku UMKM. Brand Manager Alif Modern Wear, Nurulliani mengatakan produk asal Bandung yang menjual produk fesyen muslim ini mengalami peningkatan. Ia mengaku terus berinovasi menghadirkan berbagai perlengkapan ibadah mulai dari mukena, hingga sajadah travel untuk terus menambah pelanggan baru dan membuat pelanggan lama rutin berbelanja.

Baca juga:  Bantu UMKM "Go Digital" dan Bertumbuh, GoTo Gelar Konferensi Maju Digital

Ia berharap di bulan suci ini, Alif semakin lebih dikenal sebagai brand yang memenuhi kebutuhan ibadah saat kapan dan dimanapun. “Karena selain melengkapi alat sholat, niat beribadah juga jadi hal utama dalam menjalani keseharian, tak terkecuali saat berpuasa,” ucap Nurulliani.

Sebagai brand fesyen yang mengutamakan kelengkapan beribadah, ia berhasil menyentuh pasar Indonesia di luar pulau Jawa. “Sejak berjualan di online di Tokopedia, kami berhasil menyentuh pasar di Aceh dan Makassar. Pembeli dari kedua daerah tersebut selalu membeli produk kami dalam jumlah yang tidak sedikit,” ucap Nurulliani.

Baca juga:  Kolaborasi Swasta dan BUMN Percepat Terwujudnya Ekosistem Kendaraan Listrik

Kesuksesannya berjualan online juga didorong oleh rutinnya menggunakan fitur di Tokopedia. Menurut Nurulliani, Alif kerap rutin memanfaatkan fitur TopAds dan kampanye WIB di Tokopedia untuk menyentuh pasar dari Sabang sampai Merauke. (kmb/balipost)

BAGIKAN