Ilustrasi. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Perempuan lanjut usia yang tinggal sendiri berinisial NDKB (79) ditemukan sudah menjadi jasad yang mengering di rumahnya, Jalan Tukad Badung, Denpasar Selatan. Sejak Oktober 2022, lansia ini tidak bisa ditelepon anaknya yang berdomisili di Australia.

Pada Kamis (2/2), sang anak mengecek keberadaan ibunya dan ternyata sudah meninggal dengan kondisi jasad sudah mengering.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi menyampaikan, sejumlah saksi dimintai keterangan terkait kejadian tersebut. Dari keterangan sang anak, ia berdomisili di Australia sejak tahun 2000 dan sering bolak-balik ke Bali menengok korban.

Baca juga:  Pemkab Jembrana Raih Dua Predikat Informatif Keterbukaan Informasi Publik 2021

Terakhir kali menemui ibunya pada 2019. Berhubung pandemi Covid-19, ia tidak bisa nengok korban dan berkomunikasi hanya melalui telepon. “Terakhir kali saksi bisa berkomunikasi dengan korban di awal Oktober tahun 2022. Selanjutnya sudah tidak bisa lagi ditelepon lagi,” ujarnya.

Oleh karena itu, sang anak terbang ke Bali untuk menemui ibunya pada Rabu (1/2) malam. Pada Kamis pukul 13.28 WITA, ia mengecek ibunya di TKP.

Baca juga:  Meriahkan HUT Persit, Ini Dilakukan Kodam

Setibanya di sana, semua pintu rumah termasuk pintu gerbang terkunci dari dalam dan lampu padam. Selanjutnya saksi masuk ke halaman rumah dengan meloncat pagar depan.

Seorang driver ojek online diminta mencari tukang Kunci untuk membuka pintu samping. “Saat pintu bisa dibuka, saksi langsung masuk ke rumah. Dilihat korban di lantai kamar tidur dalam keadaan meninggal tertutup selimut dan jasadnya sudah mengering,” ucap Sukadi.

Baca juga:  H+7 Lebaran, Puncak Arus Balik di Bandara Soetta

Dikatakan Sukadi, anggota Unit Identifikasi Polresta Denpasar dan Polsek Densel sudah melakukan olah TKP. Hasil olah TKP belum bisa disimpulkan mengingat jenasah korban mengering. “Tidak ada barang yang hilang. Korban meninggal diduga karena sakit dan lanjut usia. Ditemukan beberapa jenis obat di atas meja rumah korban,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)

 

 

BAGIKAN