Trek Mangrove yang dibangun Bappenas dengan anggaran Rp 1,2 miliar. (BP/Gik)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Bappenas RI membangun trek mangrove sepanjang 100 meter di tengah areal mangrove di Kepulauan Nusa Ceningan, Nusa Penida. Total, pembangunan trek ini menghabiskan anggaran Rp 1,2 miliar. Sarana penunjang ini nanti diharapkan bisa menjadi fasilitas bagi wisatawan saat berwisata di pulau ini sekaligus menjadi daya tarik wisata Nusa Penida.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Koordinator Perikanan Direktorat Kelautan dan Perikanan Bappenas, Setiawati meninjau Pembangunan Trek Mangrove dan Menara Pandang Kawasan Konservasi Daerah di Nusa Ceningan, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Kamis (19/1).

Baca juga:  Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba, BNNP Bali Libatkan Pecalang dan ST

Pada kesempatan itu, Bupati Suwirta mengatakan selain nantinya menjadi daya tarik untuk wisatawan, adanya Trek Mangrove dan Menara Pandang ini juga akan diintegrasikan dengan fasilitas olahraga yang dibangun di Lapangan Ceningan, tambak dan restoran di sekitar trek mangrove.

Bupati berharap tentu ada kolaborasi dan dukungan dari pemerintah pusat untuk menangani Nusa Penida ini, secara berkelanjutan, sehingga Nusa Penida semakin berkembang dan memberi dampak bagi masyarakat setempat. Setelah nanti dilakukan serah terima, Bupati Suwirta menegaskan, perbekel harus siapkan BUMDes untuk mengelola destinasi wisata ini. “Terimakasih pemerintah pusat atas bantuan destinasi wisata ini. Mari masyarakat bersama-sama ikut menjaga dan merawat semua fasilitas yang ada disini agar nantinya tidak cepat rusak,” harap Bupati Suwirta.

Baca juga:  Penyeberangan Kusamba-Nusa Penida Ditutup Lagi

Koordinator Perikanan Direktorat Kelautan dan Perikanan Bappenas, Setiawati, mengatakan setelah turun ke lokasi, ternyata progres pembangunan Trek Mangrove dan Menara Pandang ini sangat bagus. Dia cukup mengapresiasi hasilnya, sehingga pihaknya berharap dengan adanya pembangunan destinasi wisata ini nantinya Nusa Penida bisa semakin berkembang dan banyak dikunjungi wisatawan. Maka, dia pun meminta semua pihak terkait untuk bersama-sama menjaga semua fasilitas yang sudah dibangundengan sebaik-baiknya. Jangan sampai ada yang merusak.

Baca juga:  Saat Pandemi, Koperasi dan LPD Dihantui "Rush" dan Kredit Macet

Pihaknya percaya semua pihak di sekitar mangrove ingin tempat tersebut dan sekitarnya terus berkembang. Maka setiap fasilitas yang disediakan agar dapat dimanfaatkan dan dijaga. (Bagiarta/Balipost)

BAGIKAN