Kaki pesepak bola Bali United Privat Mbarga (kiri) dijepit lawannya M. Abduh Lestaluhu dari Persis Solo. (BP/Istimewa)

SOLO, BALIPOST.com – Kesebelasan Bali United telah mencatat kemenangan lim kali beruntun. Akan tetapi, rekor kemenangan tim Serdadu Tridatu harus terhenti, saat dijamu Persis Solo, dalam lanjutan Kompetisi Liga, di Stadion Manahan Solo, Kamis (15/9) malam. Tuan rumah Laskar Sambernyawa menekuk Bali United 2-0.

Kedua gol kemenangan Persis diborong bomber asal Jepang, Ryo Matsumura di menit ke-30 dan 60. Gol pembuka kemenangan Persis berawal dari umpan lambung Gavin Kwan Adsit, yang disongsong tandukan Ryo hingga memperdaya kiper Nadeo. Gol kedua sepakan Ryo dari depan gawang, kembali menggetarkan jala Nadeo.

Baca juga:  Musim Hujan, KAI Waspadai 18 Titik Rawan Longsor

Padahal, sebelumnya gawang Bali United yang dikawal kiper Nadeo cukup kokoh. Terbukti, di menit 10 pemain belakang Bali United menjatuhkan Samaul Arif, hingga wasit Juhandri Setiana menunjuk titik putih. Tendangan penalti eksekutor Messidoro, mampu ditangkap kiper Nadeo.

Petaka bagi Serdadu Tridatu diawali pengusiran Made Andhika Pradana Wijaya di menit 38, membuat Bali United praktis hanya bermain dengan 10 pemain. Atas kekalahan ini, Bali United turun satu setrip ke peringkat ketiga, di bawah Madura United (poin 22) dan PSM Makassar (nilai 21) namun baru melakoni 9 laga, sedangkan Bali United poin 21, dan telah menjalani 10 kali pertandingan.

Baca juga:  Puluhan Pemain Liga 1 Terpapar, Pemda Bali dan Penyelenggara Diminta Jaga Kegiatan Aman COVID-19

Atas kekalahan, pelatih Teco mengakui, timnya memberikan perlawanan sengit meskipun tertinggal 0-1. Hanya, setelah Made Andhika diganjar kartu merah, membuat permainan makin pincang, ditambah Persis bisa mencetak dua gol, dan makin susah mengejarnya.

Kendati demikian, Teco menilai, persaiangan di papan atas makin seru, sebab poinnya terpaut tipis dan perjalanan kompetisi masih panjang.

Pemain Bali United Rizki Ramdani Lestaluhu menyebutkan, upaya bersaing di papan atas, dirinya memilih fokus memikirkan prestasi timnya, dan sama sekali tak memikirkan prestasi kontestan lainnya. Laga berikutnya, Bali United istirahat cukup lama, sebab akan menjamu Persikabo 1973, pada Jumat (30/9). (Daniel Fajry/balipost)

Baca juga:  Jelang Tanding di Stadion Dipta, Belasan Pemain PSIS Semarang Terpapar COVID-19
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *