Bala Praja Ksatria Kampuh Poleng Tanpa Tepi Para Gotra Sentana Dalam Tarukan (PGSDT), Selasa (5/7), merayakan ulang tahun ke-2. (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Bala Praja Ksatria Kampuh Poleng Tanpa Tepi yang merupakan bagian dari Para Gotra Sentana Dalam Tarukan (PGSDT), Selasa (5/7), merayakan ulang tahun ke-2. Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi III DPRD Gianyar, Wayan Ekayana, dan Asisten Administrasi Pemerintah dan Kesejateraan Rakyat Setda Kabupaten Gianyar, I Ketut Mudana.

Ketua umum Bala Praja Ksatria Kampuh Poleng Tanpa Tepi PGSDT, I Nyoman Eka Semara Putra, mengatakan kegiatan ini bersinergi dengan Ketua Pecalang Jaga Baya Pasek, Ketua Pecalang Barong Asepak, Ketua Pecalang Dukuh Sakti, Ketua Pecalang Pande, dan Ketua Pecalang Dulang Mangap. Ia menjelaskan sinergitas yang dibangun di sini adalah trah pasemetonan yang sesungguhnya merupakan satu garis keturunan.

Baca juga:  Curi Motor Mantan Pacarnya, Mandrak Diringkus

Dikatakannya Trah Dalem Tarukan ingin mengajegkan warisan leluhur. Ini jangan sampai warisan leluhur punah. “Kami Trah Dalem Tarukan dengan semboyan eling ring kawitam bakti ling leluhur, semboyang kami ling bala praja dari ujung timur pulau dewata sebagai pintun gerbang matahari terbit, bala praja bangkitkan piketan pesemetonan berdasarkan astiti dharma,” ucap Eka.

Penasahat Bala Praja, Guru Wayan Suwita Ariana mengatakan dengan lahirnya bala praja diharapkan dapat meningkatkan rasa pasemetonan PGSDT. Juga dengan trah lainnya, sehingga bersama-sama mengajegkan Bali.

Baca juga:  Empat Korban Ledakan Kompor Pembakaran Jenazah Segera Dioperasi

Bendesa Pura Puri Agung Dalem Tarukan Pejeng, Bambang Nyoman Oka menyampaikan Bala Praja banyak membantu dalam kegiatan piodalan di setiap pura. Juga pada warga pasemetonan yang tidak mampu, sedang sakit maupun yang sedang menghadapi bencana. (Wirnaya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *