Pesawat udara mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Rabu (2/3/2022). (BP/Dokumen Antara)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Minat wisatawan Australia untuk berkunjung ke Indonesia, khususnya Bali, masih cukup tinggi. Apalagi selama ini, Warga Australia menganggap Bali sebagai rumah kedua mereka.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno bahkan menargetkan sebanyak 1,4 juta wisatawan Australia bisa datang ke Indonesia setelah adanya pelonggaran aktivitas perjalanan di tengah pandemi ini. Pihaknya pun menyadari perlu ada penambahan penerbangan dari flag carrier rute yang menghubungkan Australia-Bali.

Baca juga:  Masih Dilanda Hujan Berlevel Siaga-Waspada, Cek Prakiraan Cuaca Bali 13 November 2025

Hal ini sudah ia diskusikan dengan Menteri BUMN Erick Thohir dan Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra. “Karena kalau mau 1,4 juta, itu paling tidak ada empat penerbangan per hari langsung dari Perth, Melbourne, Sydney, Brisbane, dan beberapa kota yang prospek untuk Bali. Ini bisa kita capai karena pasarnya sudah siap. Kita beruntung bahwa Bali ini sudah dijadikan rumah kedua dari saudara-saudara kita dari Australia,” katanya saat menghadiri acara di Jimbaran, Senin (11/4).

Baca juga:  Wisman Berdatangan, Wilayah Kuta Utara Mulai Macet

Lebih lanjut dikatakan, dari penerbangan per hari sebelumnya, ternyata sudah terisi penuh penumpang termasuk juga jadwal untuk dua minggu ke depan. Selain itu, pihaknya juga melihat bahwa wisatawan yang datang adalah family tourist dan couple tourist. “Jadi mereka pasti akan memiliki kualitas dari segi lama tinggal yang lebih panjang dan juga mudah-mudahan quality spending. Mereka akan ke Bali bukan hanya rombongan hanya lihat-lihat, tapi menjadi rombongan jadi beli produk-produk ekonomi kreatif,” harapnya. (Yudi Karnaedi/balipost)

Baca juga:  Terlibat Kasus Narkoba, Warga Australia Ditangkap
BAGIKAN